Tampilan Desktop



Ini Sosok Kolonel Arm Dedi Nurhadiman, Danrem 143 HO yang Baru
223 Dibaca

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Komandan Korem (Danrem) 143/Haluoleo Kendari kembali akan berganti. Berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor: 843/XI/2017 tanggal 10 November 2017 perihal pergantian Danrem 143/Haluoleo, Kolonel Inf Andi Perdana Kahar akan digantikan oleh Kolonel Arm Dedi Nurhadiman.

Kolonel Arm Dedi Nurhadiman, S.I.P.

Kolonel Arm Dedi Nurhadiman, S.I.P.

Serah terima jabatan akan dilaksanakan pada Sabtu (25/11/2017) di Mako Kodam XIV/Hasanuddin, Makassar. Sertijab ini akan dipimpin langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Agus Surya Bakti.

Kolonel Arm Dedi Nurhadiman sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Intelijen (Danpusdik Intel) Kodiklat TNI AD di Bogor. Dedi merupakan alumni Akmil 1991. Beberapa jabatan di lingkungan TNI AD juga turut mewarnai penugasannya, antara lain sebagai Danton, Pasi dan Danki di Batalyon Armed – 5/TRK Kodam III/Siliwangi.

Usai sekolah Diklapa, Dedi pernah bertugas di Rindam Jaya Kodam Jaya, Pasi Intel di Korem 052/Wrk/ Kodam Jaya, dan Kasdim 0502/JU Rem 052/Kodam Jaya.

Setelah mengikuti pendidikan Seskoad, Dedi ditugaskan di Pussen Armed Kodiklat TNI AD dan kemudian menjabat sebagai Danyon Armed -7/105 Kodam Jaya, Pabandya Pam Sintel Kodam Jaya, Dandim 0507/Bekasi, Waas Intel Kodam Jaya, Kajasdam IV/Diponegoro, dan selanjutnya sebagai Asintel Kodam IV/Diponegoro.

Tak hanya pergantian Danrem 143 HO Kendari, dalam Surat Keputusan Kasad Nomor: 843/XI/2017 tanggal 10 November 2017 itu juga disebutkan Kolonel Inf Andi Perdana Kahar mengajukan permohonan pensiun dini.

(Baca Juga : Usai Jabat Danrem 143 HO Kendari, Kolonel Andi Perdana Kahar Putuskan Pensiun Dini)

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 143/Haluoleo, Mayor Inf Azwar Dinata mengungkapkan, mundurnya Andi Perdana Kahar dari dunia militer telah melalui rangkaian proses administrasi dan mendapatkan persetujuan dari pimpinan TNI.

Menurut Aswar, bagi beberapa kalangan yang mengenal dan mengikuti jejak Kolonel Inf Andi Perdana Kahar, baik dari kalangan sipil maupun militer, tentu merasa terkejut keputusan pensiun dini tersebut.

“Pengabdian setiap insan Indonesia yang memiliki kebanggaan dan nasionalisme besar kepada bangsa dan negaranya, tentu tidak mengenal tempat, waktu serta ruang di mana yang bersangkutan berbakti. Idealisme inilah yang mendorong Kolonel Andi Perdana untuk beralih pengabdian dari palagan militer ke medan juang sipil,” bebernya, Jumat (24/11/2017). (B)

 

Reporter: Randi Ardiansyah
Editor: Jumriati

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com