iklan zonasultra

IPPMAL KDI Bersama Aparat Bersihkan Sampah di Pasar dan Dermaga

IPPMAL KDI Bersama Aparat Bersihkan Sampah di Pasar dan Dermaga
BAKSOS - Pengurus Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Lombe-Kendari (IPPMAL-KDI) menggelar bakti sosial (baksos) berupa bersih-bersih sampah di pasar rakyat Lombe sampai sepanjang dermaga Lombe, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sabtu (1/2/2020). (Aisyah/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LABUNGKARI – Pengurus Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Lombe-Kendari (IPPMAL-KDI) menggelar bakti sosial (baksos) dengan membersihkan sampah di pasar rakyat Lombe sampai sepanjang dermaga Lombe, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sabtu (1/2/2020).

Kegiatan ini, selain diikuti oleh pengurus IPPMAL-KDI, beberapa lembaga masyarakat setempat turut ambil bagian, diantaranya Kepolisian Sektor (Polsek) Gu, Koramil 1413-10 Gu, karang taruna, forum komunikasi pemuda, gerakan pramuka, remaja masjid, serta para siswa SMP, MTs, SMA, dan MA.

Ketua IPPMAL-KDI, Irma mengatakan, kegiatan bersih-bersih sampah ini sebagai bentuk peduli terhadap persoalan sampah, dan sebagai upaya menanamkan rasa cinta lingkungan pada masyarakat umum.

iklan zonasultra

Dikatakan dengan mengandeng Koramil dan Polsek, pihaknya berharap agar bisa menjalin sinergi yang baik membangun negeri. Salah satunya melalui cara sederhana yakni membersihkan sampah di lingkungan sekitar.

“Kita berharap kedepannya akan tercipta budaya merawat lingkungan yang diinisiasi oleh masyarakat setempat, dan semoga akan lahir kebijakan-kebijakan pemerintah baik Kecamatan Gu maupun tingkat Kabupaten Buton Tengah yang mendukung dan memastikan adanya penanganan sampah lebih baik. Kita juga berharap, kegiatan seperti ini terus berlanjut dan terus didukung oleh semua pihak,” kata Irma.

Ia juga menyoroti masalah pengelolaan sampah yang tidak optimal di Buteng, di mana belum adanya tempat pembuangan sampah yang representatif.

“Berharap, semoga dengan kegiatan ini akan lahir kebijakan pemerintah terkait penanganan sampah, karena penanganan sampah belum tuntas ditangani. Seperti belum ada tempat akhir pembuangan sampah (TPAS) di Buteng. Semoga kedepannya pemerintah ada kebijakan terhadap pengelolaan sampah, seperti menyediakan tong sampah, terutama di lingkungan di mana biasa warga buang sampah,” pintanya.

Irma berpesan kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya, selain sampah beraroma tidak sedap juga berdampak menimbulkan penyakit.

“Perlu adanya rasa tanggung jawab kepada kita semua, hindari buang sampah yang bukan pada tempatnya, sebab jika bukan kita yang peduli lingkungan kita sendiri, siapa lagi,” ujarnya.(b)

 


Penulis: M2
Editor : Kiki
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib