iklan zonasultra

Irham Jadi Ketua Tim, Pengamat: Peluang Kemenangan Surunuddin-Rasyid Makin Besar

Irham Jadi Ketua Tim, Pengamat: Peluang Kemenangan Surunuddin-Rasyid Makin Besar
PENDAFTARAN CALON - Ketua DPRD Konawe Selatan (Konsel) Irham Kalenggo menemani pasangan Surunuddin Dangga - Rasyid saat mendaftar di KPU, Jumat (4/9/2020). (Ramadhan Hafid/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Bakal pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati, Surunuddin Dangga – Rasyid (SUARA) menunjuk Irham Kalenggo sebagai ketua tim pemenangannya, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Konawe Selatan (Konsel) 2020.

Menanggapi hal itu, pengamat politik Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) Awaluddin Ma’ruf menilai pemilihan Irham sebagai ketua tim pemenangan paslon SUARA akan memberikan pengaruh yang signifikan untuk menambah kekuatan pasangan itu pada Pilkada Konsel 2020.

“Sudah jelas berpengaruh, dari awal Irham Kalenggo salah satu tokoh yang dianggap calon kuat penantang menjadi lawan politik Surunuddin,” kata Awaluddin melalui telepon selulernya, Jumat (11/9/2020).

Menurut Awaluddin, Irham memiliki basis pendukung dan jejaring tim yang sudah dipersiapkan sebelumnya ketika ia berwacana untuk maju sebagai calon Bupati Konsel. Kata dia, bergabungnya Irham merupakan strategi tepat yang dilakukan Surunuddin karena memaksimalkan semua potensi kekuatan politik basis dukungan yang sudah dimiliki oleh Irham.

Kata dia, langkah yang dilakukan oleh Surunuddin sangat baik yakni mengkonsolidasikan dukungan tokoh elit lokal utamanya seperti sosok Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo.

“Pada umumnya di Sultra (Sulawesi Tenggara) termasuk Konsel segmentasi pemilih itu sosiologis berbasis patron atau tokoh politik yang dijadikan panutan. Pak Irham Kalenggo menurut saya salah satu tokoh patron memiliki pengaruh di Konsel, tinggal bagaimana memaksimalkan strategi kemenangan. Saya pikir semua bakal calon bupati sudah mempersiapkan strategi masing-masing,” ujar Awaluddin.

Ketika ditanya bagaimana peluang Muhammad Endang dan Rusmin Abdul Gani, di Pilkada Konsel nanti, Awaluddin menegaskan jika pilkada ini ajang kontestasi dan kompetisi mencari dukungan rakyat atau pemilih. Katanya, persaingan memperebutkan dukungan adalah kuncinya, siapa yang paling mengenal segmentasi pemilih Konsel itu yang potensial untuk menang.

Lanjut dia, ini biasanya tugas tim survei, kalau sederhananya, semakin puas masyarakat atau publik Konsel terhadap kinerja petahana semakin tinggi peluang petahana untuk kembali terpilih. Kata Awaluddin, hal ini yang menjadi tantangan bagi penantang baik Endang dan Rusmin, sisa bagaimana mereka meramu strategi kemenangannya ke depan.

“Umumnya, setiap calon pasti mencari data survei bagaimana elektabilitas (peluang dipilih) akseptabilitas (diterima) masing-masing calon. Serta segmentasi pemilih berbasis data survei yang terukur dan valid biasanya mereka sudah mengukur kekuatan dan kelemahannya masing-masing calon bupati yang maju,” tuturnya. (B)

 


Kontributor: Ramadhan Hafid
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib