iklan zonasultra

Jalan Bunggasi Anduonohu Terendam Banjir, Akses Poasia-Abeli Terputus

Jalan Bunggasi Anduonohu Terendam Banjir, Akses Poasia-Abeli Terputus
BANJIR KENDARI - Banjir merendam kawasan perumahan di dua lorong, yakni Lorong Jawa dan Lorong BTN Wirabuana di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Senin (25/6/2018). Akibat banjir ini Jalan Bunggasi yang menghubungkan Kecamatan Poasia dan Kecamatan Abeli terputus. (RAMADHAN HAFID/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Hujan deras yang terus mengguyur Kota Kendari hingga Senin (25/6/2018), membuat beberapa daerah di ibukota Sulawesi Tenggara (Sultra) terendam banjir. Seperti yang terjadi di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia.

Di lokasi ini, dua lorong terendam banjir, yakni Lorong Jawa dan Lorong BTN Wirabuana. Bukan hanya itu, Jalan Bunggasi yang menghubungkan Kecamatan Poasia dan Kecamatan Abeli terputus.

Kendaraan roda dua maupun roda empat tak bisa melitasi jalan tersebut, akibat ketinggian air mencapai 50 centimeter hingga setinggi pinggang orang dewasa.

(Baca Juga : 200 Rumah di Kendari Direndam Banjir, Dinsos Siapkan Bantuan)

Pantauan awak ZONASULTRA.COM, kendaraan yang melintas terpaksa diarahkan ke jalur lain, melewati lorong SMP Negeri 5 Kendari.

Jalan Bunggasi Anduonohu Terendam Banjir, Akses Poasia-Abeli Terputus

Pasalnya jalan tersebut telah di blokir warga agar menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Sakinah (52) salah seorang warga Kelurahan Anduonohu yang rumahnya terendam banjir mengatakan, jalan tersebut sudah tidak bisa dilalui sejak pukul 12.00 Wita.

(Baca Juga : Ini Tiga Titik Banjir di Kota Kendari)

“Tadi itu mulai banjir sekira pukul 12.00 Wita, dan jalan ini sudah tidak bisa dilalui akibat derasnya debit air,” kata Sakinah saat ditemui di lokasi banjir, Senin (25/6/2018).

Dikatakan, banjir saat hujan sudah sering terjadi di wilayah tempat tinggalnya, sehingga Jalan Bunggasi ikut juga terendam banjir.

“Kalau hujan deras, daerah ini memang selalu langganan banjir. Penyebabnya karena tidak ada drainase yang bagus. Akibatnya air tertampung di sini,” ungkapnya.

(Baca Juga : Hujan Turun 24 Jam, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Banjir)

Maka dari itu, ia mengharapkan Pemerintah Kota Kendari dan anggota DPRD Kota Kendari daerah pemilihan Poasia-Abeli serius menangani dan mencari solusi banjir yang sering terjadi di pemukiman mereka.

“Saya harap anggota DPRD Kota Kendari dapil Poasia-Abeli bisa mendengar apa yang kami sampaikan. Jangan hanya dekat pemilihan baru turun di daerah kami, kalian itu adalah perpanjangan tangan dari rakyat, jadi sudah sepantasnya memperhatikan apa yang menjadi derita konstituen. Pemerintah Kota Kendari juga jangan hanya berpangku tangan. Pak Plt Wali Kota Kendari harus merencanakan pembuatan drainase yang memadai di daerah kami ini,” pintanya. (B)

 


Reporter : Ramadhan Hafid
Editor : Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib