iklan zonasultra

Jelang HUT Kolut, Ratusan Warga Ikut Ruqyah

Jelang HUT Kolut, Ratusan Warga Ikut Ruqyah
RUQYAH - Ratusan Warga Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti Ruqyah Massal dimasjid Agung Bahrurrasyad Wal Ittihad Lasusua, Kegiatan yang bertema Konselin Qur'ani pada problem keluarga itu adalah bagian dari Hari Ulang Tahun (HUT) Kolut ke-16, Sabtu (4/1/2020). (Rusman/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA– Ratusan Warga Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti Ruqyah massal di masjid Agung Bahrurrasyad Wal Ittihad Lasusua, Sabtu (4/1/2020).

Kegiatan yang bertema Konseling Qur’ani pada problem keluarga itu adalah rangkaian kegiatan dari Hari Ulang Tahun (HUT) Kolut ke-16.

Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kolut H.Sainal Ahmad mengatakan kegiatan Ruqyah Massal dan Tabliq Akbar akan digelar selama dua hari, dimana semua pesertanya yang hadir dari berbagai kalangan masyarakat yang ada di Kolut.

iklan zonasultra

Tujuan dari kegiatan itu adalah sebagai rangkaian acara memeriahkan HUT Kolut ke-16. Olehnya itu, pihaknya hanya memfasilitasi tempat karena kegiatan ini di laksanakan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Wahda Islamiya (WI) bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) kolut.

“Kami dari kesra yang membidangi keagaamaan di percayakan sebagai kordinator perwakilan pemda dalam kegiatan itu Yang rencana dua hari akan di gelar karena akan di lanjutkan tablik akbar besok,” kata Sainal Ahmad kepada Awak Zonasultra.com Sabtu (4/1/2020).

Sementara Pembina WI Cabang Kolut, Ustad Abdurrahman mengatakan dalam pelaksanan Ruqyah dan Tabliq Akbar tersebut pihaknya mendatangkan langsung dua Pemateri dari Kabupaten Lumajang Jawa Timur (Jatim) yakni Ustadz Muh Nadhib Khalyani sebagai penulis buku lalat dan sampah.

Sementara pemateri kedua yakni Ustadz Rizqi Ginanjar dari Kabupaten Sukabumi Jawa Barat (Jabar) pemilik yayasan Al islami, khusus menangani penyakit Kejiwaan, kanker dan HIV Aids.

“Kesimpulannya seperti yang di jelaskan oleh pemateri Lalat sampah yang berarti lalat artinya syaitan dan sampah adalah dosa-dosa kita dan Jika masih ada sampah dalam diri kita maka akan mudah syaitan masuk dan jika piring itu kotor maka lalat akan mudah hinggap,” terangnya

Dalam kesempatan itu, ia juga menyebut salah satu penyebab penyakit adalah memendam amarah dan emosi.

Jadi tujuannya kegiatan itu adalah pembersihan jiwa untuk beraktivitas dalam sehari-hari, dan diharapkan semua peserta dapat menyerap apa yang disampaikan oleh pemateri dan benar-benar mangamalkan dan melaksanakannya.

“Tentunya kegiatan ini sangat mendukung visi misi pemda kolut dalam mewujudkan masyarakat kolut madani,” tandasnya. (b)

 


Kontributor : Rusman
Editor : Kiki
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib