Tampilan Desktop



Jelang Idul Adha, Garam di Buton Langka
45 Dibaca

Jelang Idul Adha, Garam di Buton Langka PEMANTAUAN HARGA SEMBAKO – Kadis Perdagangan Buton Mustamlin Daly bersama Kapolres Buton AKBP Andi Herman, saat melakukan pemantauan harga sembako di pasar tradisional kaloko, kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. (Nanang/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, PASARWAJO – Menjelang perayaan lebaran Idul Adha 1438 Hijriyah, harga sembilan bahan pokok (sembako) di Kabupaten Buton masih stabil. Hanya saja bumbu dapur yakni garam mengalami kelangkaan.

Hal ini dikatakan kepala Dinas Perdagangan Buton Mustamlin, saat melakukan pemantauan bersama Polres Buton di dua pasar tradisional yaitu pasar sabho dan kaloko.

“Memang khususnya garam saat ini di Buton mengalami kelangkaan, dan kejadian ini baru yang pertama terjadi,” ungkap Mustamlin saat temui awak media Zonasultra di pasar kaloko, Senin (28/8/2017).

Kelangkaan garam ini bukan hanya terjadi di Buton, hampir di semua wilayah daerah se Indonesia. Untuk itu pihaknya akan mengantisipasi dan menghubungi Dolog yang bisa mengantarkan garam di daerah buton ini.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar membiasakan diri dengan pemakaiannya sesuai kebutuhan rumah tangga.

“Kita tahu kan, di kabupaten buton rata-rata 90 persen masyarakatnya berada di pesisir pantai yang dekat laut,” jelasnya.

Sama halnya dengan Kapolres Buton AKBP Andi Herman. Ia mengatakan dari hasil pantauan bersama dengan dinas perdagangan Buton, semua bahan sembako mulai dari beras, gula pasir, minyak, bawang merah dan putih semuanya masih stabil harganya. hanya saja garam mengalami kelangkaan.

“Pastinya harga sembako di Buton masih stabil, walaupun garam mengalami kelangkaan,”kata Andi Herman saat melakukan pemantauan di pasar tradisional bersama Dinas Perdagangan Buton, Senin (28/8/2017).

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai instruksi langsung presiden Joko Widodo, untuk menjaga kestabilan harga khususnya sembako menjelang Hari Raya Idul Adha 1438 H.

Kegiatan ini dilakukan secara berkesinambungan, sesuai dengan tugas satgas pangan yang memang tugasnya memantau kestabilan harga-harga di pasar. Sekaligus jika terdapat pelanggaran-pelanggaran seperti penimbunan sembako atau mafia-mafia pangan, maka langsing ditindak tegas.

” Sejauh ini belum kita temukannya, karena memang khususnya di wilayah buton tidak ada gudang atau dolog. Dan rata-rata penjual menerima langsung dari suplayer dari Kota Baubau, namun tetap kita akan terus memantau pasar-pasar agar tidak ada lonjakan harga yang signifikan,” tukasnya. (B)

 

Reporter : Nanang
Editor : Kiki

RS ZonaSultra

View all contributions by RS ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com