iklan zonasultra

Jelang Penutupan, BKD Kolut Mencatat 2019 Orang Calon Pendaftar CPNS

Jelang Penutupan, BKD Kolut Mencatat 2019 Orang Calon Pendaftar CPNS
CPNS - Menjelang penutupan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) telah mencatat sebanyak 2019 orang yang membuat akun pendaftaran secara online. (Rusman/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA-Menjelang penutupan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang jatuh pada hari ini, Selasa (26/11/2019), Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) telah mencatat sebanyak 2019 orang yang membuat akun pendaftaran secara online.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kolut, Melalui Bagian Administrasi CPNS, Aldi Nirwan mengatakan berdasarkan rekap terakhir pihaknya sudah menghitung jumlah pendaftar CPNS yang diterima pada hari ini sebanyak 2019 pendaftar, namun sebelum sampai pukul 23:59 Wita ia memperkirakan akan terus bertambah.

“Rekap terakhir jumlah pendaftaran yang sudah submit sebanyak 2019 akun sementara yang masih dalam proses sekitar 2124 malam ini kita tunggu sampai pukul 24:00 wita, sesuai jadwal penutupan,” kata Aldi kepada awak zonasultra.com, Selasa (26/11/2019).

iklan zonasultra

Dijelaskannya, dari jumlah pendaftar itu, formasi yang paling banyak peminatnya adalah formasi guru dan tenaga kesehatan. Pasalnya, kedua instansi itu memang paling banyak membuka formasi pengisiannya, dari total formasi 97 terdiri dari 40 tenaga pendidikan, 31 tenaga kesehatan dan tenaga teknis sebanyak 26 CPNS tahun 2019.

(Baca Juga : CPNS Dibuka 11 November, Lebih 2.000 Lowongan Tersebar di Sultra)

“Kita belum rekep secara total tapi dilihat secara signifikan berdasarkan informasi penerimaannya guru yang terbanyak,” ujarnya.

Ia menambahkan, adapun untuk berkas yang telah diterima mencapai 800 lebih dan masih ada sekitar 1000 yang akan menyusul, namun untuk jadwal batas penerimaan berkas tersebut, akan dirapatkan terlebih dahulu apakah ada kebijakan perpanjang atau kebijakan lain.

Dari berkas yang masuk, lanjut Aldi, ada beberapa yang tidak memenuhi syarat. Hanya saja pihaknya tidak bisa memberikan penjelasan secara rinci terkait hal tersebut karena proses verifikasi masih terus berlanjut.

“Rata-rata yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) persoalan ijazah karena berbeda jurusannya ijazahnya dengan apa yang dilamar,” terangnya.

Ia menghimbau, agar para pelamar segera menyelesaikan proses pendaftaran guna menghindari penumpukan di detik-detik terakhir, karena tercatat ada beberapa pendaftar dari luar Kolut dan juga luar provinsi Sultra, seperti dari Kalimantan dan Jawa. (b)

 


Kontributor : Rusman
Editor : Kiki
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib