iklan zonasultra

Jembatan Bahteramas Diperkirakan Rampung Juli 2020

JEMBATAN BAHTERAMAS - Pembangunan jembatan Bahteramas Teluk Kendari diperkirakan bakal rampung pada Juli 2020. Progres pembangunan fisik jembatan telah mencapai 82 persen. (Randi Ardiansyah/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pembangunan jembatan Bahteramas Teluk Kendari diperkirakan bakal rampung pada Juli 2020. Progres pembangunan fisik jembatan sepanjang 1,34 kilometer itu kini telah mencapai 82 persen.

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Sulawesi Tenggara (Sultra), J. Robert menjelaskan, saat ini sebagian badan jembatan telah terpasang. Meski belum terhubung secara seluruhnya, namun proses pengerjaan terus digenjot oleh pihak kontraktor.

Baca Juga : Jembatan Teluk Kendari Ditargetkan Rampung Tahun 2019

iklan zonasultra

“Sebenarnya target awal itu selesai Februari 2020, tapi setelah kita lihat sepertinya tidak mungkin. Jadi pihak kontraktor minta perpanjangan waktu sampai Juli. Itu sesuai informasi dari pihak Balai Jalan Nasional,” ungkap Robert saat ditemui awak media, Rabu (15/1/2020).

Sejumlah kendala teknis, sambung Robert, menjadi alasan keterlambatan rampungnya jembatan yang menghubungkan Kecamatan Kendari dan Kecamatan Abeli itu. Kendala teknis yang dihadapi pekerja seperti masalah pembebasan lahan, material, tenaga maupun peralatan.

“Kali ini jembatan akan diupayakan rampung pada Juli 2020. Semoga dalam waktu yang telah ditentukan itu seluruh pengerjaan bisa selesai. Tanpa ada kendala apapun lagi, karena bicara soal kendala itu bicara soal teknis,” jelasnya.

Baca Juga : Ground Breaking Jembatan Bahteramas Teluk Kendari Resmi Dilaksanakan

Pembangunan jembatan Bahteramas dikerjakan multi years sejak 2015 hingga 2020 dengan total anggaran mencapai Rp802 miliar.

Jembatan ini dibangun sepanjang1,34 kilometer dengan lebar jalan sekira 20 meter dengan empat lajur serta median dan trotoar. Bentang utama atau main span jembatan ini yakni 200 meter, dengan side span 180 meter dan approach span 357,7 meter. (b)

 


Reporter: Randi Ardiansyah
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib