iklan zonasultra

Jokowi dan Antusiasme Flowerish

Andi Syahrir
Andi Syahrir

Flowerish itu nama putriku. Lengkapnya Flowerish Khayyirah. Dia begitu antusias –jika tidak dikatakan begitu bersemangat– mengetahui bahwa Jokowi (yang hanya dilihatnya di TV) akan datang ke kotanya.

Gadis cilikku yang baru berusia delapan tahun itu menulis di status whatsapp dan instagramnya tentang kedatangan sang presiden. Foto yang terlampir di tulisan ini adalah status whatsapp-nya.

Entah kenapa anak kedua saya itu turut terjun mewarnai hiruk pikuk belantara politik kita. Tapi saya yakin, dia hanya ngefans atas sosok Jokowi setelah seluruh ruang publik terisi namanya.

iklan zonasultra

Meskipun saya selalu terpingkal-pingkal ketika menyaksikan dia berdebat dengan kakaknya mengenai nama sebenarnya dari Jokowi, apakah Joko Widodo atau Jokowi Jeka (maksudnya Jokowi-JK).

Mendengar informasi bahwa ada jalan santai bersama Jokowi esok pagi, dia begitu bersemangat untuk ikut jalan santai. Dia memaksa ibunya untuk menemaninya ke MTQ. Bukan untuk jalan santai sesungguhnya. Melainkan demi menyaksikan Jokowi secara langsung. Siapa tahu bisa salaman dan dapat sepeda (ini khayalan bapaknya…hehehe).

Antusiasme Flowerish dapat dimaknai bahwa dia anak bangsa –dengan jiwa kanak-kanaknya yang masih bening– hendak bergembira atas pesta demokrasi yang sedang berjalan menuju puncak ini.

Barangkali dialah sesungguhnya representasi dari apa yang kita idam-idamkan semua. Bahwa kontestasi politik adalah kegembiraan. Keriangan. Layaknya sebuah pesta. Pesta rakyat untuk memilih pemimpin.

Barangkali kita perlu mencontoh Flowerish. Barangkali kita perlu menanggalkan sedikit “kedewasaan” kita demi kembali merekatkan persaudaraan yang tercabik oleh kontestasi elektoral ini. Bukankah Jokowi dan juga Prabowo adalah orang-orang terbaik di negeri ini, yang dengan demikian, kita mempertandingkan mereka dalam atmosfir yang riang?

Flo, selamat jalan santai esok hari, Nak. Ayah masih di sisi lain negeri ini. Mencari nafkah.***

Oleh : Andi Syahrir
Penulis merupakan pemerhati sosial & alumni UHO

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib