Honda

Jokowi Minta Insiden Penembakan Mahasiswa UHO Diusut Tuntas

Jokowi Minta Insiden Penembakan Mahasiswa UHO Diusut Tuntas
BELASUNGKAWA - Melalui akun Instagram resminya, Presiden Joko Widodo menyampaikan belangsungkawa atas tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Randi dan Yusuf Kardawi dalam aksi demo di Kantor DPRD Sultra, Kamis (26/9/2019). (Instagram @jokowi)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Melalui akun Instagram resminya, Presiden Joko Widodo menyampaikan belangsungkawa atas tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Randi dan Yusuf Kardawi dalam aksi demo di Kantor DPRD Sultra, Kamis (26/9/2019).

Jokowi mengungkapkan dirinya telah mendapat laporan dari Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian terkait penyebab keduanya meninggal dunia.

Baca Juga : Kapolda Sultra Akui Satu Mahasiswa Tewas Tertembak Peluru Tajam

iklan zonasultra

Olehnya, ia menegaskan proses investigasi insiden tersebut harus segera diusut tuntas. Apabila ada unsur pelanggaran prosedur dalam kejadian tersebut, pelakunya harus mendapat sanksi.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya, atas nama pemerintah, menyampaikan belasungkawa yang dalam atas meninggalnya ananda Randi dan ananda Yusuf Kardawi, keduanya mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari seusai menyampaikan aspirasi mahasiswa di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis lalu,” ungkap Jokowi pada postingan yang sudah mendapatkan 506 ribu like dan 11 ribu komentar itu.

Ia pun menyampaikan doanya untuk kedua orang tua Randi dan Yusuf Kardawi agar diberi ketabahan dan keikhlasan.

Baca Juga : Hasil Autopsi: Mahasiswa UHO Ditembak dengan Senjata Api

Serta apa yang ingin diperjuangkan kedua korban tersebut untuk kebaikan bangsa mendapatkan rida dari Allah SWT serta mereka mendapatkan tempat istirahat yang baik.

Randi merupakan mahasiswa Fakultas Perikanan semester VII. Ia meninggal dunia di RS Korem Kendari usia terkena tembakan peluru tajam di dadanya.

Sedangkan Yusuf Kardawi mahasiswa D-3 Teknik Sipil angkatan 2018. Ia meninggal dunia usai terjadi pendarahan hebat di kepalanya. Yusuf sempat dirawat di RSUD Bahteramas usia menjalani operasi, tapi Jumat (27/9/2019) dini hari sekitar pukul 04.00 WITA ia mengembuskan napas terakhirnya.

Keduanya pun sudah dikebumikan hari ini di kampung halamannya di Kabupaten Muna. (b)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib