iklan zonasultra

Jumlah Penumpang di Bandara Halu Oleo Kendari Turun Hingga 25 persen

Jumlah Penumpang di Bandara Halu Oleo Kendari Turun Hingga 25 persen
INSPEKSI - Direktur Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Polana Banguningsih Pramesti (tengah) saat melakukan inpeksi di Bandara Halu Oleo Kendari, Senin (3/6/2019). (Fadli Aksar/ZONASULTRA)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Polana Banguningsih Pramesti saat melakukan inspeksi di Bandara Halu Oleo Kendari, Senin (3/6/2019) membeberkan tingkat penurunan jumlah penumpang di bandara pertama di Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut.

Polana mengakui, hingga H-3 lebaran atau Minggu (2/6/2019) kemarin, terdapat penurunan traffik penumpang angkutan udara baik dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar ke Bandar Udara Halu Oleo Kendari maupun sebaliknya.

“Apabila dibandingkan dengan traffik baik penerbangan datang, penerbangan berangkat maupun pergerakan pesawat, harus diakui memang ada penurunan 10 sampai 25 persen untuk Kendari,” ujar Polana usai melakukan sidak di Bandara Halu Oleo Kendari.

iklan zonasultra

Baca Juga : Penumpang Wings Air dari Makassar Meningkat 50 Persen di Bandara Sugimanuru

Lebih lanjut Polana mengatakan, untuk penyebabnya penurunan traffik pihaknya sendiri belum mengetahui hal itu. Namun, Dirjen Perhubungan akan melakukan penelitian dengan Litbang. Ia juga mengakui, seluruh bandara di Indonesia juga mengalami yang sama. Namun, ia tak mau berspekulasi, penyebabnya karena pengaruh naiknya harga tiket pesawat.

Ia menjelaskan, ada pertumbuhan sebanyak 2 persen untuk penerbangan domestik. Namun hak ini tercacat menurun dibandingkan dari tahun lalu. Secara nasional rata-rata ada peningkatan 3,17 persen.

Namun, pihaknya menjamin pelayanan angkutan lebaran tahun ini aman, selamat, dan aman, dibantu airnav menjamin dan menegaskan kembali fasilitas bandara, pesawat udara juga dinyatakan layak.

Pelayanan angkutan udara selamat, aman dan nyaman. Hal itu menurutnya berkat bantuan kepala bandara, Airnav untuk menegaskan bahwa fasilitas bandar udara, fasilitas penerbangan, juga armada pesawat udara yang digunakan melayani penumpang dijamin secara aspek keamanan dan pelayanan memenuhi syarat.

“Itu diwujudkan dengan melakukan inspeksi-inpeksi. Kami juga sempat melakukan ram check, selain pesawat fasilitas bandar udara oleh inspektur-inspektur kami dari otoritas bandar udara dari pusat, baik dari bandara, keamanan penerbangan, dari navigasi penerbangan semua melakukan survei, mengecek kesiapan semua sub sistem transportasi udara, untuk layak dalam melayani angkutan lebaran,” tukasnya. (a)

 


Kontributor: Fadli Aksar
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib