iklan zonasultra

Kain Tenun Tolaki Jadi Buruan Pendatang di Pameran HPS

Kain Tenun Tolaki Jadi Buruan Pendatang di Pameran HPS
TENUN TOLAKI- Produk kain tentun tolaki yang dipamerkan di Stan Pemerintah Kota Kendari menjadi buruan para peserta Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 dari luar Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (2/11/2019) di Kawasan Tugu Religi Kendari. (ILHAM SURAHMIN/ZONASULTRA.COM).

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kain tenun tolaki yang ada di Stan Pameran Hari Pangan Sedunia (HPS) Kota Kendari menjadi buruan pencinta kain tenun dari provinsi lain di Indonesia.

Sisri, salah satu peserta HPS asal provinsi Bengkulu mengatakan bahwa ia bersama temannya sudah berencana mencari kain tentun khas wilayah bagian timur Indonesia, salahsatunya Sultra.

Baca Juga : Tiga Produk Asal Butur Ini Laris Manis di Pameran HPS

iklan zonasultra

Menurutnya, kain tenun yang ada di Kota Kendari ini sangat khas dengan motif dan warna yang cantik untuk dijadikan pakaian.

“Ada ciri khasnya mas, mumpung kita kesini ya kita mencari oleh-oleh khas disini kapan lagi coba kita kesini, jadi sempatkan saja sekarang,” kata Sisri saat ditemui di stand Kota Kendari.

Sementara itu Helda yang juga dari Bengkulu mengatakan ingin menyaksikan secara langsung proses pembuatan dari kain tentun asal Sultra ini.

Kain Tenun Tolaki Jadi Buruan Pendatang di Pameran HPS

Kemudian Sri Winarni dari Jawa Tengah (Jateng) ia membeli kain tenun tolaki sebanyak 6 lembar dengan harga per lembarnya Rp100 ribu.

Ia menyebutkan bahwa kain Tenun tolaki gak ada samanya di Jateng dan dirinya memang suka dengan warna dan motif dari kain tenun tolaki.

“Mas kan mumpung disini cari yang khas, pimpinan saya ambilnya banyak mas buat teman-teman di kantor,” ujarnya usai membeli kain, Sabtu (2/11/2019) malam.

Bagian Promosi Kerajinan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Kota Kendari Asrida Asis menjelaskan bahwa dari pukul 10.00 pagi hingga pukul 20.00 WITA kain tenun yang sudah terjual 70 hingga 80 lembar.

Jenis kain yang paling laku adalah polister dengan harga Rp100 ribu per lembar, kemudian rayon Rp200 ribu per lembar. Panjang kain bervariatif 2,20 meter hingga 2,45 meter serta lebar 110 cm.

Baca Juga : Suka Duka Peserta Pameran HPS yang Pertama Kali ke Sultra

“Tadi yang beli itu dari Sumatera Barat, NTT, NTB, Sulsel dan Sulteng, Jogja juga tapi paling banyak Sulteng,” ungkapnya.

Rata-rata pengujung membeli kain sebanyak lima lembar. Ia menargetkan penjulan hingga penutupan pameran HPS minimal Rp100 juta.

Untuk diketahui, stan Kota Kendari berada di pintu utama tenda pameran HPS, selain kain tentun, olahan pangan lokal juga dipamerkan Pemkot Kendari serta jenis sayuran dan buah hasil pertanian.(B)

 


Reporter : Ilham Surahmi
Editor : Abd Saban

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib