Kapolres Bombana Minta Peredaran Miras di Polbar Berkurang

Kapolres Bombana Minta Peredaran Miras di Polbar Berkurang
KUNJUNGAN - Kapores Bombana saat kunjungan kerjanya di Polsek Poleang Barat pada Sabtu (19/1/2019). (MUHAMMAD JAMIL/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, RUMBIA – Kepala Kepolisian resor (Kapolres) Bombana, Sulawesi Tenggara, AKBP Andi Adnan Syafruddin meminta peredaran minuman keras (miras) di Poleang Barat (Polbar) dapat dikurangi menyusul banyaknya tindak kejahatan yang terjadi di daerah itu.

Hal itu dikatakan Andi Adnan Syafruddin dalam kunjungan kerjanya di Markas Komando (Mako) Polsek Polbar, Sabtu (19/1/2019) kemarin.

Kata dia, dari 13 kasus penganiayaan sejak tahun 2018 hingga awal januari 2019, delapan diantaranya terjadi di Polbar dan itu ditenggarai akibat pengaruh mias. Beberapa kasus itu berupa pembunuhan, penganiayaan dan Kekerasan dalam Ruma Tangga (KDRT).

Kapolres Bombana Minta Peredaran Miras di Polbar Berkurang

“Kami sudah cermati, biang kriminalitas itu dari adanya miras. Pembunuhan, pencabulan, Penganiayaan atau KDRT dipengaruhi oleh minuman terlarang itu,” ungkapnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat ini menyampaikan bahwa pihaknya telah berupaya mewujudkan suasana kondusif melalui pemberantasan miras di seluruh wilayah hukum Polres Bombana.

Terbukti, 1,4 ton Miras telah dimusnahkan pada akhir Desember 2018 lalu dalam razia cipta kondisi. Ragam minuman keras yang dimusnahkan didominasi peredaran miras jenis tradisional berupa arak dan Ballo.

“Ribuan liter miras itupun merupakan hasil razia di kios-kios warga, utamanya di wilayah perkampungan,”tandasnya.

Dalam kunjungannya itu, Kapolres juga didampingi ketua Bhayangkari Bombana. Tujuannya memberikan pencerahan kepada masyarakat di wilayah itu, khususnya kalangan generasi muda atau pasangan yang baru membangun keluarga.

“Begitu pentingnya aspek keamanan dan ketertiban memberikan rasa nyaman bagi warga dalam aktivitas kesehariannya. Karenanya, kami mengharapkan seluruh stakeholder agar bisa membantu kepolisian dalam memberantas miras di daerah ini” katanya.

Selain persoalan kriminalitas, Andi Adnan juga menekankan sinergitas masyarakat dalam menghadapi pesta demokrasi yang akan dihelat beberapa bulan lagi. Ia mengharapkan agar tidak terjadi perpecahan atas perbedaan pilihan.

Untuk diketahui, dalam kunker kali ini, Kapolres memberikan batuan Sembako terhadap 10 warga Polbar. Kunjungan tersebut pula merupakan kedua kalinya sejak masa kepemimpinannya di wilayah hukum Polres Bombana.

Sebelumnya, kunjungan yang sama juga dilakukan Andi Adnan di Polsek Kabaena pada pertengahan tahun 2018 lalu. (B)

 


Kontributor: Muhammad Jamil
Editor: Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib