iklan zonasultra

Kawasan Hutan Wakonti Bakal Dijadikan Taman Kota Baubau

Kawasan Hutan Wakonti Bakal Dijadikan Taman Kota Baubau
FOTO BERSAMA - Wali Kota Baubau beserta jajarannya saat upacara perayaan Hari Kebangkitan Nasional 2019. (FOTO ISTIMEWA)

ZONASULTRA.COM, BAUBAU – Kawasan Hutan Wakonti, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara akan dijadikan Taman Kota Baubau. Hal ini diputuskan berdasarkan rapat bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau di Kantor Wali Kota, Senin (27/5/2019).

Hutan Wakonti terdapat di Kelurahan Kadolo Katapi, Kecamatan Wolio, Kota Baubau. Kawasan Hutan Wakonti dulunya adalah hutan lindung namun sudah berganti status menjadi areal penggunaan lain (APL) sejak 2016 lalu.

Menurut informasi, ada kisaran 300 hektar kawasan hutan Wakonti yang akan jadi Taman Kota Baubau. Alasannya, karena kawasan hutan tersebut mengalami penyusutan akibat pembalakan liar. Proyek Taman Kota ini rencananya akan digarap tahun 2019, namun detail waktunya belum dibocorkan.

iklan zonasultra

Baca Juga : Mudik Jalur Laut Baubau Makin Padat

Wali Kota Baubau, AS Tamrin mengatakan hutan lindung Wakonti penting diperhatikan, mengingat luas areanya. Oleh karena itu dia meminta kepada Dinas Lungkungan Hidup dan Dinas Pariwisata Baubau untuk bekerja sama merealisasikan taman kota tersebut.

“Penting agar ada sinergitas antara Dinas di lingkup pemerintahan, demi mewujudkan pembangunan yang baik,” ujar Tamrin.

Menanggapi instruksi Wali Kota, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Baubau, Salim sepakat untuk bekerja sama dengan Dinas Pariwisata mengerjakan proyek taman kota tersebut.

“Pada dasarnya kawasan hutan Wakonti perlu diselamatkan. Maka, instruksi pak Wali Kota itu sangat tepat,” ucapnya, ditemui usai rapat.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Baubau, Ali Arham mengaku akan bekerja keras utuk menjadikan hutan lindung Wakonti menjadi destinasi wisata yang cantik.

“Kita harus bisa memperlihatkan kinerja yang baik. Makanya kita harus serius mengerjakan intruksi itu,” tegasnya. (B)

 


Penulis: M6
Editor: Muhamad Taslim Dalma
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib