iklan zonasultra

Kecam Aksi Teror Bom Surabaya, BEM FISIP UHO Ajak Masyarakat Tetap Tenang

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Polititik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO)
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Polititik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari mengecam aksi teror bom yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur.

Melalui pernyataan sikap, Ketua BEM FISIP UHO Fatkhul Manan mengungkapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Mengecam dengan keras perilaku teror yang dilakukan sekelompok jaringan pada kasus yang terjadi di Mako Brimob, Surabaya, dan Sidoarjo,” ungkap Fatkhul, Selasa (15/5/2018).

Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi isu-isu
hoax di tengah maraknya tragedi teror, yang mencoba mengusik perdamaian masyarakat Indonesia.

“Kami sangat mengharapkan aparat penegak hukum untuk mengusut kasus hingga tuntas aksi teror tersebut. Kami juga mendesak pihak kepolisian untuk melakukan upaya preventif agar tidak kembali terjadi kasus teror yang dapat memakan banyak korban,” ungkapnya.

Terakhir, ia juga menyampaikan sangat mendukung upaya kepolisian dan pemerintah daerah dalam usaha pemulihan dan penjagaan suasana untuk jaminan perlindungan masyarakat. Iapun mengimbau segenap masyarakat Indonesia, khususnya Sultra
untuk tetap siaga serta senantiasa menjaga sikap saling menghargai dan saling menjaga ketertiban.

Pada Selasa (8/5/2018) lalu telah terjadi kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua. Kerusuhan tersebut dilakukan oleh sekelompok narapidana yang terafiliasi dengan jaringan terorisme. Enam orang tewas dalam kerusuhan tersebut. Kasus selanjutnya terjadi pada Minggu (13/5/2018), yakni pengeboman di tiga lokasi gereja di Surabaya dan meledaknya bom di kawasan rusunawa Sidoarjo. Pada Senin (14/5/2018) pagi, terjadi ledakan bom di Polrestabes Surabaya. (B)

 


Reporter: Sri Rahayu
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib