iklan zonasultra

Kecelakaan di Kolut, Mobil Pikap Jatuh ke Jurang dan Terbakar

Kecelakaan di Kolut, Mobil Pikap Jatuh ke Jurang dan Terbakar
TERBAKAR - Satu unit mobil pikap grandmax bernomor polisi DT 9740 CB hangus terbakar setelah terjun ke dalam jurang di jalan poros Trans Sulawesi di Desa Lelewawo Kecamatan Batuputih. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.00 Wita, Rabu (11/11/2020). (Rusman/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA– Satu unit mobil pikap Grandmax bernomor polisi DT 9740 CB hangus terbakar setelah terjun ke dalam jurang di jalan poros Trans Sulawesi di Desa Lelewawo, Kecamatan Batuputih, Kolaka Utara (Kolut). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.00 Wita.

Kasat Lantas Polres Kolut Iptu Sarif mengatakan kejadian itu berawal ketika mobil pikap yang dikendarai oleh Abdul Rahman (30) melaju dari arah utara menuju arah selatan. Tiba-tiba tepat penurunan sekitar Desa Lelewawo mobil bermuatan gabus berisi es ikan tersebut mengalami rem blong hingga akhirnya sopir tidak dapat menguasai kendaraan.

Pada saat bersamaan muncul mobil Toyota Avanza bernomor polisi DP 1080 EC dari arah berlawanan. Akhirnya, Avanza ini diserempet oleh mobil pikap tersebut. Setelah itu, mobil pikap jatuh di jurang dengan kedalaman kurang lebih 10 meter dan terbakar.

“Mobil pikap itu membawa gabus berisi es ikan. Pada saat jalan menurun sambil tepat di tikungan mengalami rem blong, akhirnya mobil meluncur tidak terkendali sehingga mobil tersebut menyerempet mobil avanza yang bergerak dari arah Batuputih menuju Malili,” kata Sarif, Rabu (11/11/2020).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa namun akibat kecelakaan tersebut mobil pikap hangus terbakar, sementara mobil avanza tersebut mengalami kerusakan (penyok) pada bagian pintu samping kanan.

“Kedua pengemudi mobil tidak mengalami luka hanya mengalami shok akibat kecelakaan itu,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah mendapat laporan lakalantas tersebut pihaknya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan barang bukti (BB) ke Polsek Batuputih.

Polisi berpangkat dua balok itu mengimbau kepada pengendara roda empat maupun roda dua agar selalu berhati-hati saat melawati tanjakan di wilayah tersebut karena rawan kecelakaan dan kondisi jalan yang menikung serta jalan yang sempit.

“Pengendara yang melintas di wilayah itu harus ekstra hati-hati karena medannya penurunan sangat rawan kecelakaan,” tandasnya. (B)

 


Kontributor: Rusman
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib