Kelola Anggaran Desa, Bupati Wakatobi Himbau Kades Hindari “Jalan Pintas”

Kelola Anggaran Desa, Bupati Wakatobi Himbau Kades Hindari
PELANTIKAN KADES - Bupati Wakatobi, Arhawi Ruda, saat menyematkan lencana kepada sejumlah kades terlantik, Kamis (15/12/2016). Bupati Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) Arhawi Ruda menghimbau para kepala desa (kades) untuk tidak mengambil jalan pintas dalam hal rancangan program dan pengelolaan anggaran di desa. (Duriani/ZONASULTRA.COM)
Kelola Anggaran Desa, Bupati Wakatobi Himbau Kades Hindari "Jalan Pintas"
PELANTIKAN KADES – Bupati Wakatobi, Arhawi Ruda, saat menyematkan lencana kepada sejumlah kades terlantik, Kamis (15/12/2016). Bupati Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) Arhawi Ruda menghimbau para kepala desa (kades) untuk tidak mengambil jalan pintas dalam hal rancangan program dan pengelolaan anggaran di desa. (Duriani/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, WANGI-WANGI – Bupati Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) Arhawi Ruda menghimbau para kepala desa (kades) untuk tidak mengambil jalan pintas dalam hal rancangan program dan pengelolaan anggaran di desa.

“Kepala-kepala desa agar koordinasikan dengan pihak-pihak terkait mulai dari merancang program, mengelola anggaran hingga pertangung jawabannya. Jangan sekali-kali mengambil jalan pintas karena sudah ada contoh beberapa kades menjadi tersangka dalam pengelolaan anggaran di desa seperti ADD dan DD,” kata Arhawi dalam sambutannyaa usai melantik 15 kepala desa terpilih hasil Pilkades serentak 13 November 2016 lalu di Gedung Darma Wanita Wangi-Wangi, Kamis (15/12/2016).

Arhawi Ruda juga meminta para kepala desa untuk bekerja demi membangun desa sehingga terwujud kesejahteraan di desa. “Usai dilantik ini, kembali ke desa masing-masing. Susunlah program termasuk RPJMDes. Jika tidak mengerti agar secepatnya pula koordinasi dengan pihak terkait. Bapak-bapak telah ditunggu tanggung jawab untuk memajukan desa,” ujar Arhawi.

Arhawi mengajak kepala desa terlantik untuk segera merangkul masyarakatnya pasca pelaksanaan pilkades. Sebab, imbas pilkades kemungkinan besar masih ada kelompok-kelompok pendukung calon kades yang belum menyatu.

“Bapak-bapak hari ini resmi dilantik dan diambil sumpahnya menjadi kades di desanya masing-masing. Tugas selanjutnya yakni merangkul dan menyatukan seluruh masyarakatnya yang saat proses pilkades sempat terkotak-kotak. Termasuk menyatukan masyarakatnya imbas pelaksanaan Pemilu kada tahun lalu,” pinta Bupati Wakatobi.

Untuk diketahui, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kades terpilih hasil pilkades serentak itu diikuti 15 desa yang tersebar di Kabupaten Wakatobi.

Hadir dalam pelantikkan itu Ketua DPRD Wakatobi, Sekda Wakatobi, sejumlah pejabat lingkup Pemkab Wakatobi serta puluhan tamu undangan. (B)

 

Reporter: Duriani
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here