iklan zonasultra

Kerap Berpenampilan Vulgar, Nikita Mirzani Ditolak Manggung di Kendari

Kerap Berpenampilan Vulgar, Nikita Mirzani Ditolak Manggung di Kendari
DPP GEMA NUSA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Muda Nusantara (Gema Nusa) menyatakan penolakan terhadap rencana penampilan Nikita Mirzani di Liquid Claro Kendari. (Foto: Fadli Aksar/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Rencana kedatangan untuk menggelar konser artis ternama Nikita Mirzani di Tempat Hiburan Malam (THM) Liquid Claro, Kota Kendari pada (30/11/2019) ditentang oleh organisasi masyarakat (Ormas) Gerakan Muda Nusantara (Gema Nusa).

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Gema Nusa M Hazratul Ansar menilai, Nikita Mirzani kerap mempertontonkan aksi vulgar dan bergaya tidak senonoh yang mengarah ke tindakan pornografi di media sosial. Hal itu dapat mencoreng citra Kota Kendari yang memiliki slogan kota bertakwa.

“Penolakan kami karena alasan Nikita Mirzani secara pribadi terkadang di vlog-vlognya, video yang menampilkan bagian-bagian vital dari tubuh perempuan, jika itu dinonton oleh para generasi kita maka itu adalah pendidikan terburuk, melanggar asusila,” tegas M Hazratul saat konferensi pers di salah satu warkop di Kendari, Kamis (28/11/2019)

iklan zonasultra

Olehnya itu, Gema Nusa mendesak Pemerintah Kota Kendari baik wali kota maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk membatalkan aksi panggung artis tersebut. Jika Nikita Mirzani tetap hadir bahkan manggung kami akan memboikot langsung di depan Claro.

“Ini sangat-sangat mencoreng Kota Kendari, apalagi bapak Wali Kota (Sulkarnain) merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang notabene yang sarat agama,” tegas M Hazratul.

Baca Juga : Malam Mingguan Sambil Nostaligia EDM Bersama DJ Ichal G-Remix di D’Liquid Grand Clarion Hotel

Saat ini, pihaknya telah mendapatkan dukungan dari berbagai ormas kepemudaan, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk terus menyuarakan aksi penolakan tersebut. Gema Nusa juga bakal menggelar aksi unjuk rasa penolakan di gedung DPRD dan wali kota pada Jumat (29/11/2019).

Menanggapi aksi penolakan tersebut, Public Relation Hotel Claro Kendari Richi mengaku belum mau menanggapi banyak soal rencana demonstrasi penolakan itu. Pasalnya situasi hingga malam tadi masih kondusif dan belum ada demo.

Kendati demikian, menurut Richi, upaya penolakan Nikita tampil di event itu sangat kontras dengan penjualan tiket yang sudah dilakukan. Pasalnya animo masyarakat Kota Kendari sangat besar untuk menyaksikan penampilan Nikita Mirzani tersebut.

“Ini yang menjadi polemik bagi kita, kalau dari ormas ada statemen yang menyampaikan perwakilan dari masyarakat bahwa penolakan ini berdasar mungkin tingkah lakunya Nikita Mirzani. Cuma kalau kita lihat kembali dari etika yang terjadi sekarang animonya itu besar sekali, yang jadi masyarakat Kota Kendari yang mana,” jelas Richi saat dihubungi via telepon, Kamis malam (28/11/2019)

Richi mengatakan, ketika penolakan itu dikaitkan dengan Kendari kota bertakwa, tingkah laku pribadi Nikita yang mempengaruhi generasi muda di bawah umur, menurutnya, pihak Claro tidak menjadikan konsumsi publik dari semua lapisan masyarakat.

“Ini untuk 18 tahun ke atas dan katakan kami ada filter penjualan tiket, jadi otomatis yang membeli tiket bagi yang mau menyaksikan itu. Kami tidak sedang memberikan influence yang tidak baik kepada golongan masyarakat Kota Kendari,” pungkasnya.(b)

 


Kontributor: Fadli Aksar
Editor: Abd Saban

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib