iklan zonasultra

Kompetisi E-Sport Terbesar di Sultra Resmi Digelar

Kompetisi E-Sport Terbesar di Sultra Resmi Digelar
PERESMIAN - Kompetisi olahraga e-sport terbesar di Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dibuka, Jumat (21/2/2020). Gubernur Cup Sultra ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sultra Ashar MM di eks MTQ. (Fadli Aksar/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kompetisi olahraga e-sport terbesar di Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dibuka, Jumat (21/2/2020). Jenis game yang dipertandingkan antara lain Mobile Legends, PUBG Mobile dan Freefire Mobile. Dua kompetisi mini juga ikut meramaikan event ini yakni game PES 2020 dan Worm Zone.

Ketua panita kegiatan Alvian Taufan Putra mengatakan, ajang pencarian bakat ini diikuti oleh seribu peserta yang ada di Sultra. Mereka akan memperebutkan total hadiah Rp50 juta dan trofi piala gubernur. Pertandingan akan berlangsung mulai Jumat, 21 Februari sampai Minggu, 23 Februari 2020.

Menurut Alfian, ajang ini sengaja digelar karena kompetisi e-sport sudah mendunia. Apalagi cabang olahraga ini sudah resmi tercatat di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat, termasuk di Bumi Anoa.

“Kita ingin melihat respon masyarakat, bagaimana animo mereka dengan adanya pertandingan ini. Karena saya lihat banyak di kalangan anak muda yang meminati game ini, kenapa tidak untuk kita selenggarakan,” kata putra Gubernur Ali Mazi ini, di arena pertandingan eks MTQ, Jumat (21/2/2020).

Selain itu, kata Alvian, pertandingan olahraga digital ini juga sebagai ajang mencari bakat dan bibit unggul yang ada di Sultra. Agar atlet dari Pulau Sulawesi dan kawasan Indonesia timur juga bisa dilirik dan diperhitungkan untuk ikut dalam kompetisi level nasional bahkan menjadi pemain nasional mewakili Indonesia.

“Ini juga untuk menekan angka kriminalitas, karena pertandingan didominasi kalangan remaja maka event ini sebagai wadah positif supaya kegiatan yang negatif bisa teralihkan. Kami berpesan juga bahwa, jadikan ajang ini sebagai kegiatan sampingan dengan tidak melupakan tugas di sekolah untuk belajar,” tukasnya.

Sementara Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olahraga Sultra Ashar MM meminta agar kepengurusan cabor E-sport segara dikukuhkan karena struktur sudah dibentuk tinggal melakukan pelantikan. Kepala BIN Daerah (Binda) Sultra Brgijen TNI Aminullah ditunjuk sebagai ketua umum cabor e-sport dan Alvian sebagai ketua harian.

“Maka di daerah Sultra harus segera tersusun dan terlantik. Kepengurusan ini oleh orang yang mampu mengurus dan punya kapabilitas,” tegasnya saat membuka event olahraga ini.

Ashar berencana akan memasukkan cabor ini pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2021 mendatang. Namun, kepengurusan di kabupaten/kota harus terbentuk minimal 5 daerah.

“Kita harapkan ada pemain game di Sultra ini bisa memberikan kejutan hingga bisa naik ke kompetisi nasional,” ujarnya. (B)

 


Kontributor: Fadli Aksar
Editor: Jumriati

1 KOMENTAR

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib