iklan zonasultra

Kongres PAN Ricuh, Hotel Claro Rugi Rp100 Juta

Sidang Kongres V PAN Ricuh, Mulfachri dan Tim Keluar Ruangan
KONGRES PAN - Sidang pertama hari Kedua Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) diwarnai kericuhan karena kubu Mulfachri tidak menerima kelakuan kubu Zulkifli Hasan (Zulhas) yang enggan keluar dari ruang sidang, setelah keputusan pimpinan, bahwa sidang rapat diskorsing, Selasa (11/2/2020) di Phinisi Ball Room, Hotel Claro Kendari. (ILHAM SURHAMIN/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kericuhan yang terjadi saat Kongres PAN V di Hotel Claro Kendari beberapa waktu lalu menyebabkan beberapa fasilitas di hotel tersebut rusak. Total kerugian mencapai Rp100 juta.

General Manager Claro Kendari Syahrir Ramadan menyebutkan terkait kerugian tersebut, pihak panitia Kongres V PAN di Kendari telah mengganti biaya kerusakan tersebut kepada pihak hotel.

Baca Juga : Kericuhan di Kongres PAN, Saling Lempar hingga Luka-luka

“Mengenai kerusakan yang dialami Claro Kendari kami sudah menerima penggantian akibat kerusakan properti dari kegiatan kongres ini. Penggantian dilakukan oleh tim terkait yaitu oleh pihak panitia PAN. Estimasi total kerugian mencapai Rp100 juta,” terang Syahrir melalui siaran pers, Minggu (16/2/2020).

Menanggapi beberapa video yang beredar terkait kericuhan yang terjadi, pihak hotel menganggapi dengan positif. Pihaknya juga berkerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI demi pengamanan yang maksimal.

Baca Juga : Akibat Ricuh Kongres PAN, Lima Peserta Dilarikan ke Rumah Sakit

“Tim keamanan dari pihak hotel standby dan full team demi suksesnya kongsres ini. Kami berharap Claro Kendari tetap menjadi pilihan penyelenggaraan kongres-kongres berikutnya baik dari parpol atau dari kegiatan nasional lainya,” kata Syahrir.

Pada kongres V PAN yang berlangsung 10-12 Februari lalu sempat terjadi kericuhan yang menyebabkan beberapa fasilitas hotel seperti kursi dan kaca hotel rusak serta beberapa orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. (B)

 


Kontributor: Sri Rahayu
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib