iklan zonasultra

Korban Banjir Konut Jalani Idul Fitri di Tenda Pengungsian

Korban Banjir Konut Jalani Idul Fitri di Tenda Pengungsian
BANJIR - Warga Desa Walalindu, Kecamatan Asera tinggal di bawah tenda pengungsian disebabkan rumah yang mereka tempati terendam banjir sejak Minggu (2/6/2019). (Jefri/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), sejak Minggu (2/6/2019) hingga Rabu (5/6/2019) ini masih merendam rumah warga.

Ketinggian air mencapai sekitar 2 sampai 3 meter. Saat ini, para korban banjir menempati tenda-tenda darurat yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut.

Di bawah tenda-tenda ukuran 7 x 10 meter itu, para korban tinggal bersama keluarga. Di tempat itu juga, mereka makan, tidur bersama keluarga.

iklan zonasultra

Baca Juga : Banjir Bandang di Konut, Walhi Minta Pemprov Sultra Revisi Kebijakan Tambang

Tahun ini, menjadi duka mendalam bagi sebagian masyarakat yang mengalami petaka banjir. Sebab, tak hanya kesusahan tempat tinggal, tapi juga mereka harus rela menjalani Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah tepat Rabu (5/6/2019) ini di bawah tenda pengungsian.

“Rasa sedih sudah pasti pak, apalagi ini suasana lebaran. Harusnya kita bisa berkumpul, bersilaturahmi kepada keluarga. Tapi karena rumah kami terendam banjir, kita tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkap Midarwin, warga Kecamatan Asera yang menjadi korban banjir.

Kesedihan yang sama juga dirasakan Warga Desa Walalindu, Aryanto. Momen lebaran menjadi penantian setiap masyarakat muslim seperti dia untuk menikmati hari kemenangan usai menjalani ibadah bulan suci Ramadan. Namun, impian itu harus dipendam lantaran musibah banjir yang terjadi memutuskan akses jalan dan membanjiri rumah-rumah warga.

Baca Juga : Bupati Konut Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

“Baru lebaran tahun ini kami jalani di bawah tenda darurat karena banjir. Kami berharap banjir bisa segera surut, agar kami bisa kembali tinggal di rumah,” tambah Aryanto.

Tinggal di tempat yang tak layak, membuat mereka pasrah dengan musibah yang dihadapi dan berharap adanya perhatian dari berbagai pihak.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kandinsos) Konut, Nafsahu mengatakan telah menyalurkan bantuan kepada korban banjir yang berada di 13 desa 5 kecamatan. Donasi itu, merupakan hasil sumbangsi langsung dari bupati, wakil bupati, sekda dan jajaran Satuan Perengakat Kerja Daerah (SKPD) Konut serta beberapa perusahaan seperti PT Antam, BPD Cabang Konut, dan PT Damai Jaya Lestari (DJL).

“Ribuan paket dos yang kami salurkan bantuan di tiap-tiap wilayah yang kena banjir. Rata-rata bahan makan seperti beras, air mineral, ikan kaleng, pop mie, telur, minyak goreng, mie instan dan lain sebagainya. Kami langsung distribusikan ke semua wilayah yang terkena banjir,” kata Nafsahu.

Baca Juga : Titik Banjir di Konut Bertambah Jadi 13 Desa

Disampaikannya, pendistribusian dilakukan dengan cara pemetaan dan pendataan jumlah kepala keluarga. Hal itu dimaksudkan agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para korban banjir.

Selain itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut, Rahmatullah juga menyampaikan sampai saat ini pihaknya masih melakukan evakuasi terhadap warga yang terkena dampak banjir. Tenda darurat, fasilitas obat-obatan dan pelayanan kesehatan juga disiapkan untuk masyarakat dalam mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

“Ada beberapa warga yang tidak mau mengungsi. Seperti di Desa Puusuli mereka masih tetap bertahan di tempat itu, tapi di kawasan ketinggian. Mereka khawatir jangan sampai ada terjadi apa-apa dengan barang miliknya jika ditinggalkan. Namun, kita tetap memantau dan mengawasi,” tukasnya. (A)

 


Reporter:Jefri Ipnu
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib