iklan zonasultra

KPU Bombana Minta Warga Segera Merekam e-KTP

KPU Bombana Minta Warga Segera Merekaman e-KTP
RAKOR - KPU Bombana beserta jajarannya yakni PPK se kabupaten setempat, bersama partai politik serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bombana menggelar rapat koordinasi (rakor) penyempurnaan daftar pemilih tetap hasil perbaikam (DPTHP) di kantor KPU setempat, Sabtu (29/9/2018). (ABDI MAHATMA For ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana masih terkendala data pemilih. Dimana masih ditemukannya data ganda kependudukan yang dominan terjadi antar kabupaten.

Selain itu, ada pula data anomali yakni penduduk yang elemen datanya kurang seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak lengkap. Penyebabnya masih banyak pemilih yang belum melakukan perekaman e-KTP.

Hal ini disampaikan oleh Koordinator Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Bombana, Abdi Mahatma saat pihaknya melakukan Rapat Koordonasi (Rakor) penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) bersama pengurus partai politik dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bombana di kantor KPU setempat, Sabtu (29/9/2018).

iklan zonasultra

Abdi menegaskan bahwa Rakor bersama ini sifatnya lebih pada mengidentifikasi masalah dan temuan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di lapangan, termasuk menyampaikan adanya identifkasi dari sistem Sidalih terkait adanya data anomali dan ganda

“Sejauh ini terkait data pemilih, masih ada pemilih yang belum melakukan perekaman e-KTP,” ungkapnya, Minggu (1/10/2018).

Oleh sebab itu, ia meminta agar seluruh jajaran penyelengara untuk mengerahkan energinya demi mencermati ulang DPT yang ada termasuk jika ada data ganda dan anomali. Harus benar-benar dicek dan dkkoordinasikan dengan Disdukcapil untuk memastikannya.

“Kita masih punya waktu hampir dua bulan. Pastikan warga di daerah terpencil sekalipun untuk merekam KTP. Bagi mereka yang belum, sampaikan bahwa hanya dengan e-KTP mereka bisa menyalurkan hak suara di Pemilu 2019. Koordinasi dengan pemeritah setempat dimana anda berada,” pinta Abdi.

Sementara itu, Kepala Didukcapil Bombana Firdaus menegaskan komitmennya untuk ikut membantu KPU mencermati ulang sehubungan dengan adanya data-data yang anomali dan ganda.

“Kami siap membantu KPU untuk mencermati ulang data-data pemilih ganda, sebab kami fokusnya ke administrasi kependudukan,” ungkapnya.(B)

 


Reporter: Ramadhan Hafid
Editor: Abdul Saban
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib