iklan zonasultra

Kumuh, Lapak Pedagang Pasar Raya Mekongga Direlokasi

Kumuh, Lapak Pedagang Pasar Raya Mekongga Direlokasi
RELOKASI PEDAGANG. Sejumlah lapak pedagang di Pasar Raya Mekongga, Kabupaten Kolaka direlokasi oleh Badan Pendapatan Daerah Kolaka, Jumat (10/1/2020). (Foto Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Sejumlah lapak pedagang di Pasar Raya Mekongga direlokasi oleh Badan Pendapatan Daerah Kolaka, Jumat (10/1/2020).

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kolaka, Andi Tenri Gau mengatakan relokasi lapak pedagang tersebut dilakukan karena kondisi pasar yang tampak kumuh.

Tak hanya itu, di area pasar juga sering terendam banjir bila masuk musim penghujan akibat banyaknya sampah yang dihasilkan oleh pedagang, dan dibiarkan menumpuk di sekitar lapaknya.

iklan zonasultra

“Pasar ini kan lokasinya di tengah kota, baru kalau kita lihat kumuh sekali,” ujarnya.

Sebutnya, relokasi lapak pedagang dilakukan karena los di dalam pasar yang telah didirikan oleh pemda Kolaka atas bantuan Kemendag RI, masih kosong tak disi pedagang. Untuk itu, pihaknya merelokasi pedagang ke dalam pasar yang permanen.

“Ini kan susah nanti kalau kita mau minta bantuan di kementerian. Itu pasar yang sudah dibangun saja belum difungsikan, mau minta bantuan lagi,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, para pedagang yang direlokasi itu telah memiliki los di dalam pasar tersebut. Hanya saja, karena alasan sepi pembeli di dalam dan dagangannya tidak laku, sehingga para pedagang membuat lapak di luar.

Sebelum melakukan relokasi ini, pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan kepada pedagang, memberikan pembinaan, dan pendekatan persuasif, agar tidak berjualan di luar pasar.

Kata dia, ke depan pemerintah daerah berencana merelokasi pasar tersebut di tahun 2021 mendatang. Untuk diketahui, relokasi pasar ini juga masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah pemerintahan Ahmad Safei dan Muhammad Jayadin. (a)

 


Kontributor : Sitti Nurmalasari
Editor : Kiki

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib