Kunjungi Koltim, Menteri Pertanian Panen Jagung dan Tanam Kakao

Kunjungi Koltim, Menteri Pertanian Panen Jagung dan Tanam Kakao
TANAM JAGUNG - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memanen jagung serta menanam kakao di Koltim, Rabu (27/12/2017). Dalam kesempatan itu Amran berjanji akan memberikan bantuan Alsintan bagi petani di daerah tersebut. (Dedi Finafiskar/ZONASULTRA.COM)

Kunjungi Koltim, Menteri Pertanian Panen Jagung dan Tanam Kakao TANAM JAGUNG – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memanen jagung serta menanam kakao di Koltim, Rabu (27/12/2017). Dalam kesempatan itu Amran berjanji akan memberikan bantuan Alsintan bagi petani di daerah tersebut. (Dedi Finafiskar/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, TIRAWUTA – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman terus melakukan terobosan untuk menggejot perkembangan daerah dalam bidang pertanian, salah satunya dengan melakukan panen jagung, merica dan tanam Kakao di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (27/12/2017).

iklan zonasultra

Dalam kesempatan itu, Amran Sulaiman berharap, Koltim mampu menjadi penyuplai komoditas jagung di beberapa wilayah Indonesia. Disamping itu dirinya juga terus berupaya mewujudkan program pembangunan sektor pertanian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kunjungi Koltim, Menteri Pertanian Panen Jagung dan Tanam Kakao

Lebih eksplisit, Amran berharap, kedepan, produksi jagung di Koltim dapat lebih ditingkatkan, mengingat lahan di daerah ini masih luas untuk dimanfaatkan sebagai lahan jagung.

Tak hanya itu, dia juga menghimnau agar Pemerintah dan petani dapat bersinergi dalam mengembangkan produksi jagung untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Saya pastikan agar petani-petani di Indonesia begitu juga petani di Koltim bisa dilayani dengan baik, pemerintah harus selalu ada disisi mereka, menyelesaikan persoalan mereka, dan itulah menjadi tekad saya, agar petani-petani kita betul-betul mendapatkan perhatian,” jelasnya usai panen jagung di Desa Atolano Kecamatan Lambandia.

Dia juga menyatakan dukungannya secara penuh terkait program penanaman jagung di Koltim serta siap membantu sejumlah Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) ke daerah itu, khusus program penanaman jagung.

Amran optimis, tahun 2018, Indonesia tak akan lagi impor beras dari luar negeri. Begitu juga dengan jagung yang sementara menuju Swasembada. Sehingga kedepan, jagung-jangung yang ada di Indonesia begitu juga yang ada di Koltim bisa diekspor.

Tak hanya itu, Amran juga menekankan perlunya sinergitas antara petani, PPL, aparat TNI-Polri, Dinas Pertanian, Bupati dan Gubernur dengan kementrian Pertanian untuk memajukan sektor pertanian di daerah itu.

Bupati Koltim, Tony Herbiansah yang hadir diacara itu berharap dukungan dari pemerintah pusat khususnya Kementrian Pertanian dan pemerintah Provinsi Sultra untuk memberikan bantuan Alsintan dalam mendukung kegiatan perluasan areal tanam.

Dia juga mengakui, untuk menggenjot sektor pertanian di Koltim, khususnya produksi jagung, perlu adanya sinergi dengan Pemerintah Pusat, Pemprov dan pemda setempat.

Dia yakin, dukungan program Menteri Pertanian ini dapat menciptakan sektor pertanian yang dapat penggerak ekonomi petani di Koltim.

“Kita sangat bersyukur Pak Mentri datang ke daerah kita, melihat langsung lahan pertanian dan bertemu langsung juga dengan petani. Sehingga Pak Mentri bisa mengetahui apa saja yang perlu diberikan untuk daerah ini. Dan kiranya langsung memberikan bantuan alat-alat pertanian untuk menopang sektor pertanian di Koltim,” jelasnya.

Untuk diketahui, kunjungan Mentri Pertanian Amran Sulaiman di Koltim dalam rangka menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Gubernur Sultra serta para stakehoder di sektor pertanian di daerah itu.

Rakor yang dipimpin langsun oleh Amran Sulaiman itu dihadiri pula Aster Kasad, Kasdam, Dirjen Pertanian, serta beberapa pejabat Pemprov dan SKPD Koltim. (C)

 

Reporter : Dedi Finafiskar
Editor : Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here