iklan zonasultra

Lagi, 6 Warga Lalolae Koltim Dirawat Diduga Akibat Kabut Asap

Lagi, 6 Warga Lalolae Koltim Dirawat Diduga Akibat Kabut Asap
KABUT ASAP - Kabut asap yang terjadi di wilayah Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) terus membawa efek buruk bagi kesehatan warga sekitar. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM, TIRAWUTA – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) terus membawa efek buruk bagi kesehatan warga sekitar.

Hari ini, Rabu (27/11/2019), Puskesmas Lalolae kembali didatangi oleh enam warga untuk mendapatkan perawatan kesehatan. Satu di antaranya adalah balita, sisanya orang dewasa dan lanjut usia (lansia).

(Baca Juga : Kabut Asap Mengepung Ibukota Koltim)

iklan zonasultra

Kepala Puskesmas Lalolae, Sudarni Geno mengatakan, enam pasien yang datang memeriksakan diri berasal dari tiga desa yaitu Desa Lalolae, Keisio, dan Lalosingi.

“Mereka mengaku batuk karena asap,” kata Sudarni saat dihubungo, Rabu (27/11/2019) malam.

Enam pasien yang dirawat jalan hari ini sekaligus menambah daftar jumlah warga Kecamatan Lalolae yang terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

(Baca Juga : Kabut Asap Mengepung Koltim, Satu Bayi Terserang Batuk)

Guna mengetahui dan memastikan penyebab batuk dari warga maka pihak Puskesmas Lalolae akan segera turun melakukan investigasi.

“Insyaallah besok tim surveilens akan turun ke lapangan,” ucapnya.

Sudarni mengungkapkan, hari ini mereka turun membagikan masker kepada warga, anak sekolah termasuk santri pondok pesantren yang ada di Lalolae.

“Masker yang kami bagikan sebanyak 1.000 lembar. Wilayah yang kami bagikan yaitu di Desa Wesalo, Lalosingi, Keisio, Talodo, dan Kelurahan Lalolae,” jelasnya.

Kabut asap masih saja menyelimuti wilayah Kecamatan Lalolae sampai dengan hari ini, terutama di pagi hari. Berbeda dengan ibukota Kabupaten Koltim, kepulan asap justru sudah tidak menyerang lagi. (b)

 


Kontributor: Samrul
Editor: Jumriati
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib