iklan zonasultra

Lagi, Warga Konut Diterkam Buaya

ilustrasi buaya
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Peristiwa warga diterkam buaya kembali terjadi di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) korbannya kali ini bernama Ema (40) warga Desa Puusuli, Kecamatan Andowia.

Hingga saat ini, korban yang merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) itu belum ditemukan pasca diterkam buaya di sungai Lasolo, sekira pukul 09.00 Wita, Jumat (27/12/2019) pagi tadi.

Iklan Zonasultra

Baca Juga : Kaki Kanan Hilang, Warga Konut yang Diterkam Buaya Ditemukan Tewas

“Ada lagi korban diterkam buaya, warga Desa Puusuli atas nama ibu Ema. Tempatnya di Sungai Lasolo. Setelah diterkam diseret masuk kedalam sungai,” ungkap Misdar salah seorang warga Kecamatan Andowia.

Dikatakan, sampai saat ini warga setempat mendapat pertolongan aparat keamanan. Sementara tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDD) Konut masih melakukan pencaharian.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Konut, Djasmiddin membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya tengah berusaha melakukan pencaharian terhadap korban dengan menggunakan aramada laut.

“Iya benar ada warga diterkam buaya. Ini kami lagi bergegas untuk turun mencari,” ujarnya.

Pihaknya belum bisa memberikan keterangan secara rinci terkait penyebab korban diterkam buaya. Karena masih melakukan pencarian dan pengumpulan data.

Baca Juga : Cari Pokea, Wanita di Konut Ini Digigit Buaya

Sebelumnya, pada hari Kamis kemarin, kejadian serupa juga menimpa warga Desa Bendewuta, Kecamatan Oheo, Nurgaya (48). Korban tewas diterkam buaya saat sedang mandi di area Sungai Lindu wilayah Bedewuta. Kejadian itu membuat korban kehilangan kaki kanannya akibat digigit buaya.

Selain itu, kejadian warga diterkam buaya diwilayah Sungai Puusuli sudah yang kedua kalinya terjadi. Seblumnya pada september lalu juga menimpah Rahmi (21) saat tengah mencari pokea. Beruntung nyawanya dapat terselamatkan, akan tetapi mengalami luka di bagian bokongnya. (A)

 


Reporter : Jefri Ipnu
Editor : Abd Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib