iklan zonasultra

Lakalantas di Koltim, Seorang Pemuda Meninggal Dunia

Lakalantas di Koltim, Seorang Pemuda Meninggal Dunia
LAKALANTAS - Seorang pengendara sepeda motor bernama Rajab, warga desa Loka, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Koltim meninggal dunia dalam kecelakaan lalulintas (lakalantas), Senin (16/12/2019). (Samrul/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM,TIRAWUTA– Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di wilayah Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin (16/12/2019) sekitar pukul 18.15 Wita, tepatnya di jalan poros Kelurahan Rate-rate.

Seorang pengendara sepeda motor bernama Rajab (23) meninggal dunia dalam lakalantas tersebut. Pemuda yang merupakan warga Desa Loka, Kecamatan Tirawuta ini mengendarai motor Yamaha Jupiter bernomor polisi DT DT 4999 AT.

Iklan Zonasultra

Saksi sekaligus korban bernama Alfina Yunianti (17), warga desa Lalowura, Kecamatan Loea mengisahkan, mulanya dia dan ibunya (Arisa) makan bakso di Rate-rate.

“Setelah selesai makan bakso, kami mau pulang ke rumah di Lalowura. Saya bawa motor sambil membonceng mama saya. Namun begitu sampai di pinggir jalan, tidak jauh dari pagar masjid tiba-tiba motor kami ditabrak,” tuturnya.

(Baca Juga : Truk Masuk Jurang, Sopir Pengangkut Batu Waduk Ladongi Koltim Tewas)

Akibat kejadian itu, Arisa, yang juga seorang aparat Desa Lalowura ini mengalami luka robek di bagian belakang pahanya. Sedangkan anaknya, Alfina mengalami luka lecet.

Peristiwa ini sempat menghebohkan warga, utamanya bagi warga yang sedang melaksanakan rakaat terakhir salat magrib.

“Begitu selesai sholat, saya sudah tidak sempat lagi berdoa. Saya langsung pergi melihat tabrakan. Keras sekali bunyinya saya dengar,” kata salah seorang warga.

Warga yang datang menyaksikan kecelakaan ini, berupaya melarikan para korban ke rumah sakit. Namun, nyawa Rajab tak tertolong lagi setelah luka berat di bagian kepalanya. Kasus ini tengah ditangani Polisi Lalu Lintas Polsek Rate-rate. (B)

 


Kontributor : Samrul
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib