iklan zonasultra

Lewat Expo, Siswa SMK se-Sultra Diminta Tingkatkan Kreativitas

Lewat Expo, Siswa SMK se-Sultra Diminta Tingkatkan Kreativitas
EXPO - Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio saat mengunjugi kegiatan Expo dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK se-Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (15/10/2019) sore. (Sri Rahayu/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Para siswa diminta menampilkan karya-karya terbaiknya yang penuh kreativitas, inovatif, dan berbudaya, sesuai dengan tema yang diangkat kegiatan Expo dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK se-Sulawesi Tenggara (Sultra). Acara itu berlangsung di SMKN 1 Kendari, pada 15-17 Oktober 2019.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio mengungkapkan di tengah perkembangan teknologi yang kian pesat kini, para siswa bisa saja tertinggal apabila tidak berbenah sesegera mungkin, misalnya dengan meningkatkan kreativitas. Untuk itu, para siswa khususnya kejuruan harus bisa berinovasi.

Iklan Zonasultra

“Mungkin benar, teknologi saat ini begitu canggih, namun kita tidak bisa pungkiri, di balik peradaban yang canggih tetapi teknologi itu tidak bisa melakukan banyak hal utamanya dalam menghadapi permasalahan-permasalahan kompleks. Mesin-mesin itu tidak dapat berkreativitas. Tetapi kitalah yang berkreativitas menghasilkan mesin-mesin tersebut,” jelasnya, ditemui usai menghadiri Expo, Selasa (15/10/2019) sore.

Selain itu, kata dia, kreativitas pada expo kali ini sangat jelas terlihat. Karya para siswa seperti kerajinan tangan, produk-produk yang terkemas rapi dan menarik dipamerkan kepada para pengunjung. Hal ini menunjukkan bahwa para siswa sudah mulai tergerak untuk melakukan inovasi sesuai bidangnya masing-masing.

(Baca Juga : SMKN 1 Kendari Resmi Punya Bank Sekolah)

Sementara itu, Ketua panitia pelaksanaan Expo dan LKS se-Sultra, Anggraini Balaka mengatakan, event tahun ini jauh lebih meriah sebab diikuti 14 kabupaten/kota. Berbeda dengan tahun lalu yang hanya diikuti oleh perwakilan dari 9 kabupaten/kota di Sultra.

“Tahun ini kita lebih meriah di mana hanya minus tiga kabupaten yakni Wakatobi, Buton Selatan serta Konawe Utara. Kurangnya kesiapan menjadi kendala utama. Tapi diharapkan tahun berikutnya 17 kabupaten kota yang ada di Sultra dapat mengikuti event ini,” ujarnya.

Ia melanjutkan, pada kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, seluruh siswa SMK diharapkan dapat lebih kompeten sesuai bidang yang masing-masing diminati.

“Kemeriahan ini diharapkan mampu menjadi ajang peningkatan pendidikan dan kemajuan budaya Sultra khususnya dan secara umum di tingkat nasional. Sebab, pemenang LKS dan expo akan menjadi wakil Sultra dalam ajang serupa di pusat pada tahun 2020,” terangnya. (A)

 


Kontributor : Sri Rahayu
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib