iklan zonasultra

Libatkan Anjing Pelacak, Pasukan Jibom Sterilisasi Gereja di Kendari

Libatkan Anjing Pelacak, Pasukan Jibom Sterilisasi Gereja di Kendari
STERILISASI GEREJA - Seekor anjing pelacak dari Unit K9 Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) saat melakukan sterilisasi di Gereja Imanuel Gepsultra. (24/12/2017). (Lukman Budianto/ZONASULTRA.COM).

Libatkan Anjing Pelacak, Pasukan Jibom Sterilisasi Gereja di KendariSTERILISASI GEREJA – Seekor anjing pelacak dari Unit K9 Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) saat melakukan sterilisasi di Gereja Imanuel Gepsultra. (24/12/2017). (Lukman Budianto/ZONASULTRA.COM).

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Satuan Gegana Brigade Mobile (Brimob) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara melakukan sterilisasi di beberapa gereja yang ada di Kota Kendari.

iklan zonasultra

Tim Gegana menurunkan penjinak bom (jibom) dalam sterilisasi. Selain itu, unit K9 atau anjing pelacak juga diikutkan dalam sterilisasi yang dimulai sekira pukul 03.00 Wita, Minggu (24/12/2017).

Salah satu gereja yang disterilkan adalah Gereja Imanuel Gepsultra yang berada di Jalan Diponegoro, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat. Tepatnya depan lapangan Benubenua, Kendari. Terlihat petugas menyisir tiap sudut gereja dengan menggunakan detektor serta seekor anjing pelacak.

Kanit 1 Subden 1 Detasemen Gegana Brimob Polda Sultra, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Made Edy Sastrawan mengatakan, sterilisasi dianggap penting untuk memastikan kelancaran serta keamanan perayaan Hari Natal.

“Untuk hasil sterilisasi yang kita lakukan, belum kita temukan adanya benda-benda yang ada hubungannya dengan bom,” kata I Made Edy Sastrawan di Gereja Imanuel Gepsultra.

Rencananya, sterilisasi akan dilanjutkan ke gereja-gereja yang lainnya. Tujuannya sama, yakni memastikan keamanan perayaan Hari Natal. Proses sterilisasi berjalan kurang lebih 30 menit. Setelah itu, tim Gegana bergeser ke gereja-gereja yang lainnya.

“Untuk sterilisasi kita terbagi dua unit. Tiap unit terdiri 10 anggota. Tujuan kita sama, yakni mencari benda-benda yang berkaitan dengan bom,” jelas I Made Edy Sastrawan. (B)

 

Reporter : Lukman Budianto
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib