iklan zonasultra

Lupa Matikan Lilin, Rumah Kontrak di Konut Ludes Terbakar

Lupa Matikan Lilin, Rumah Kontrak di Konut Ludes Terbakar
KEBAKARAN - Salah satu rumah kos yang berada di Desa Ambake, Kecamatan Andowia, Kamis (21/12/2017) pukul 19.30 terbakar yang diduga penyebabnya berasal dari lampu lilin.(Jefri/ZONASULTRA.COM).

Lupa Matikan Lilin, Rumah Kontrak di Konut Ludes TerbakarKEBAKARAN – Salah satu rumah kos yang berada di Desa Ambake, Kecamatan Andowia, Kamis (21/12/2017) pukul 19.30 terbakar yang diduga penyebabnya berasal dari lampu lilin.(Jefri/ZONASULTRA.COM).

 

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Salah satu rumah kontrakan di Desa Ambake, Kecamatan, Andowia, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) ludes dilalap si jago merah. Peristiwa itu terjadi Kamis, (21/12/2017) sekitar pukul 19.30 malam.

iklan zonasultra

Kapolsek Asera, Komisaris Polisi (Kompol), Muhammad Basir mengungkapkan, insiden tersebut diduga akibat lilin yang lupa dimatikan pemilik kontrak, sehingga membakar seluruh isi rumah kontrakan.

Mantan Kapolsek Wiwirano ini menuturkan, awalnya, Fitri penghuni rumah bersama anaknya sedang beristirahat. Namun tiba-tiba listrik padam sehingga suasana kontrakan menjadi gelap.

Selanjutnya, Fitri menyuruh anaknya untuk menyalakan lampu lilin di dalam kamar kosnya sebagai penerang. Tetapi tak lama kemudian listrik kembali menyala.

Tersadar lampu telah menyala, dirinya bangun dengan niat ingin menyalakan lampu kamar kosnya. Namun, dirinya mencium seperti bau hangus dan melihat kasur spiringbaet didalam kamarnya sudah terbakar.

“Melihat kejadian itu, Fitri bersama langsung berlarian keluar rumah bersama anaknya dan meminta pertolongan warga. Mendengar teriakan Fitri warga sekitar langsung datang menolong, tapi api dengan cepat membakar rumah kos itu,” kata Basir melalui pesan WhatsApp usai melakukan oleh TKP di lokasi kebakaran.

Ditambahkan, tim pemadam kebakaran Konut yang tiba di lokasi kebakaran bersama warga kewalahan saat mencoba menjinakan api. Pasalnya, si jago merahsudah menjalar dan membakar seluruh rumah tersebut.

Beruntung kejadian itu tak menelan korban jiwa. Namun, kerugian pemilik rumah kontrakan yang diketahui bernama Afifah, warga Kemaraya, Kota Kendari itu ditaksir mencapai Rp 200 juta.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan para saksi.(A)

 

Reporter : Jefri Ipnu
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib