Mahasiswa KKA UMK Diminta Berkontribusi Memajukan Konawe

Mahasiswa KKA UMK Diminta Berkontribusi Memajukan Konawe
KKA UMK - Pemda Konawe menerima kedatangan Ratusan Mahasiswa UMK kendari, di gedung Wekoila Konawe, Senin (13/8/2018). Selama 40 hari kedepan sebanyak 300 Mahasiswa akan menggelar KKA di beberapa Desa yang tersebar di Kabupaten Konawe. (Dedy Finafiskar/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Mahasiswa program Kuliah Kerja Amaliah (KKA) dari Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) diharapkan dapat berkontribusi dalam memajukan kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal itu disampaikan Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Konawe, Asriani Porosi dalam acara penyambutan 300 mahasiswa UMK yang akan menggelar program KKA di daerah itu. Acara penyambutan itu dilakukan di Gedung Wekoila Konawe, Senin (13/8/2018).

Asriani Porosi mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe menyambut baik program tersebut. Dia berharap, seluruh mahasiswa dapat menyesuaikan diri bersama masyarakat di desa yang ditempatkan selama program itu berlangsung.

Dia juga berharap, program yang menjadi syarat yudusium para mahasiswa itu dapat berdampak positif terhadap realitas kehidupan masyarakat, meningkatkan tanggung jawab pribadi dan sosial terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, termasuk meningkatkan kesadaran diri terhahadap peran sosial, peran selaku akademisi yang akan hidup berdampingan di tengah-tengah masyarakat.

Mahasiswa KKA UMK Diminta Berkontribusi Memajukan Konawe

“Diharapkan dengan kehadiran adik-adik mahasiswa ini dapat mewarnai masyarakat kami, sehingga mempunyai pola pikir yang semakin baik dan maju,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, UMK Kendari Musadar Mappasomba mengatakan, para mahasiswa ini sebelumhya telah mengikuti pembekalan KKA, diantaranya terkait peranan mereka selama berbaur dengan masyarakat.

Harapannya, dalam melaksanakan KKA di Konawe, para mahasiswa ini mampu menerapkan ilmu pengetahuannya diperoleh selama perkuliahan, utamanya membantu program kerja pemerintah setempat, khususnya di bidang pembangunan.

Mantan Wakil Walikota Kendari ini mengungkapkan, program ini berlangsung selama 40 hari kedepan. Dalam masa yang singkat itu, Musadar juga berharap dapat memberi dampak positif untuk mengenal adat istiadat dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

“Karena mahasiswa ini sudah kita bekali dengan pemahaman tentang organisasi pemerintahan, bagaimana melakukan evaluasi kerja dan menyusun program KKA itu sendiri,” tandasnya. (C)

 


Reporter : Dedi Finafiskar
Editor : Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib