Mahasiswa UHO Deklarasikan Pemilu Damai 2019

DEKLARASI PEMILU - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar kegiatan deklarasi pemilu damai 2019 yang dirangkaikan dialog publik dengan tema Antara Politik, Kedamaian, dan Kesejahteraan Masyarakat Sultra di Auditorium Mokodompit UHO, Senin (8/4/2019). (Sri Rahayu/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar kegiatan deklarasi pemilu damai 2019 yang dirangkaikan dialog publik dengan tema Antara Politik, Kedamaian, dan Kesejahteraan Masyarakat Sultra di Auditorium Mokodompit UHO, Senin (8/4/2019).

Dalam deklarasi tersebut, Ketua BEM UHO Maco menyampaikan beberapa poin deklarasi. Pertama, menjadi garda terdepan memerangi hoaks, isu SARA, politik uang, dan kampanye hitam. Kedua, mengawal pengawasan pemilu yang objektif dan transparan.

“Kita akan mendorong penyelenggara pemilu untuk bekerja secara profesional,” kata Maco saat membacakan deklarasi.

Selanjutnya, mendorong aparat keamanan mengawal pemilu serentak menuju pemilu damai, kondusif dan proposional, serta memastikan masyarakat Sultra khususnya mahasiswa UHO menggunakan hak pilihnya di TPS masing-masing pada 17 April.

Terakhir, mahasiswa UHO tanpa golput.

Petisi deklarasi damai tersebut kemudian ditandatangani para pemateri yang hadir, seperti Ketua KPU Sultra Laode Abdul Natsir, Danrem 143 Haluoleo Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, Wakil Rektor III UHO Nur Arafah, dan Ketua Bawaslu Sultra Hamirudin Udu.

Danrem 143 Haluoleo Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto yang menjadi pemateri mengungkapan, mahasiswa adalah salah satu garda terdepan bangsa. Untuk itu, di momen pemilu nanti, mahasiswa bersama-bersama mengawal jalannya pemilu.

“Bangsa kita adalah bangsa yang haterogen dengan beragam perbedaan. Dengan perbedaan ini, maka mari kita bersatu mengawal jalannya pemilu yang damai,” kata Yustinus.

Melalui deklarasi ini, Yustinus meminta tak hanya berhenti sampai di sini saja. Tetapi masih akan terus berlanjut sembari mengawal pesta demokrasi yang puncaknya akan berlangsung 17 April mendatang. (b)

 


Kontributor: Sri Rahayu
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib