iklan zonasultra

Maksimalkan Layanan, Bandar Udara Halu Oleo Kendari Terus Berbenah

Maksimalkan Layanan, Bandar Udara Halu Oleo Kendari Terus Berbenah
FOTO BERSAMA - Kepala UPBU Halu Oleo Kendari Rudi Richardo (kacamata, tengah) melakukan foto bersama AirNav Kendari, SM PT Citilink, AM PT Lion Group, GM PT Garuda Indonesia, Kakansar Kendari, DM PT Sriwijaya Air, dan PT AP Logistik di Auditorium Bandar Udara Halu Oleo Kendari, beberapa waktu lalu. Untuk terus bersinergi mengembangkan bandara udara di Bumi Anoa ini. (Sitti Nurmalasari/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa penerbangan, Bandar Udara Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus membenahi kualitas sarana dan prasarana pelayanan di area bandara.

Kepala UPBU Halu Oleo Kendari Rudi Richardo mengatakan, pihaknya terus melakukan pembenahan di area-area Bandara Halu Oleo Kendari. Tentu saja, demi memberikan kenyamanan kepada pengguna jasa penerbangan saat berada di area bandara.

“Perluasan beberapa area seperti counter check in, ruang tunggu, jalan penghubung area kedatangan. Kemudian, area keberangkatan di buat clear sehingga aspek keamanan dapat terpenuhi,” jelas Rudi ditemui beberapa waktu lalu di Kendari.

Setiap sudut area bandara baik ruang tunggu, area kedatangan, area keberangkatan, area counter check in, ruang tunggu VIP, jalan penghubung area kedatangan dibranding dengan produk-produk unggulan (pariwisata, tenun, rumah adat, budaya, dan lainnya) khas dari Sultra.

“Kita maksimalkan kalau cantik dan menarik kan bisa jadi tempat selfie masyarakat, kemudian mereka promosikan lewat media sosialnya,” terang Rudi.

Mengingat komitmen bandara yang ingin menjadi bagian dari ajang promosi daerah. Sehingga, keberadaan bandara harus dimaksimalkan dengan menampilkan produk unggulan yang ada di 15 kabupaten dan 2 kota di Sultra.

Rudi menjelaskan saat ini pihaknya juga sedang melakukan pengerjaan perbaikan drainase di area luar bandara. Agar ke depan tidak menjadi penyebab terkendalanya pengoperasian di area bandara.

Kemudian, pihaknya melakukan penataan ATM Center. Dengan harapan ke depan, di bandara tersedia Galeri ATM Setor Tunai. Sebab, salah satu penentu maskapai membuka jalur penerbangan, harus ada banyak bank di wilayah tersebut.

“Airlines, kuncinya satu misal Garuda timnya datang untuk melihat jumlah bank di Sultra. Kalau itu ada di area luar, harusnya di area terminal juga harus ada kehidupan ekonomi,” tambahnya.

Olehnya, hal ini menjadi tanggung jawab bersama semua pihak yang terlibat. Tentunya, dengan menghilangkan ego sektoral guna menyumbangkan pemikiran untuk membangun bandara dengan lebih maksimal.

Menurutnya, bukan hanya airlines, bandara, tetapi semuanya harus terlibat. Demi mengembangkan potensi yang ada secara berkesinambungan. (B)

 


Reporter: Sitti Nurmalasari
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib