iklan zonasultra

Massa Penolak TKA Melempar Kotoran Sapi dan Telur Busuk ke Kantor Imigrasi

Massa Penolak TKA Melempar Kotoran Sapi dan Telur Busuk ke Kantor Imigrasi
DEMO - Aksi lempar kotoran sapi dan telur busuk, warnai unjuk rasa yang di lakukan oleh belasan massa yang tergabung dalam forum pemuda dan mahasiswa kota Kendari, di kantor Imigrasi Kendari, Selasa (7/7/2020). (Randi Ardiansyah/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Aksi lempar kotoran sapi dan telur busuk, warnai unjuk rasa yang di lakukan oleh belasan massa yang tergabung dalam forum pemuda dan mahasiswa kota Kendari, di kantor Imigrasi Kendari, Selasa (7/7/2020).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan massa terhadap Kepala Imigrasi Kendari, yang telah meloloskan 261 tenaga kerja asing (TKA) asal China, bekeja di perusahaan smelter di kecamatan Morosi, kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Koordinator Aksi, Awal meminta, kedatangan 239 TKA asal China gelombang ketiga di batalkan. Selain itu, massa juga menuntut Kepala Imigrasi Kendari untuk mundur dari jabatannya, Karena telah meloloskan 261 TKA gelombang pertama dan kedua.

“Apa yang menjadi kriteria Imigrasi sehingga meloloskan TKA China masuk ke Sultra, yang kedua kami meminta Imigrasi untuk konsisten dengan surat pernyataan, bahwa menunda kedatangan TKA China,” ujarnya.

Massa kemudian bersitegang dengan aparat kepolisian dan petugas kantor Imigrasi, lantaran mereka melemparkan telur busuk dan kotoran sapi ke arah gedung kantor imigrasi.

Beberapa aparat kepolisian dan pegawai Imigrasi terkena lemparan telur busuk dan kotoran sapi itu. Polisi dan pegawai imigrasi tak terima dengan ulah pendemo dan nyaris terjadi baku hantam. Beruntung polisi yang marah dapat dikendalikan oleh rekanya.

Hingga saat ini, massa masih berorasi di depan kantor imigrasi dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dari Polres Kendari yang menambah kekuatan satu pleton pengendalian massa. (a)

 


Reporter: Randi Ardiansyah
Editor: Ilham Surahmin

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib