iklan zonasultra

MTsN 1 Kendari Ujian Akhir Semester Gunakan Gadget

MTsN 1 Kendari Ujian Akhir Semester Gunakan Gadget
SIMULASI UAS - MTsN 1 Kendari baru saja melakukan simulasi Ujian Akhir Semester (UAS) dengan menggunakan gadget atau handphone (HP) milik siswa, pada Jumat (17/5/2019). (Sri Rahayu/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – MTsN 1 Kendari baru saja melakukan simulasi Ujian Akhir Semester (UAS) dengan menggunakan gadget atau handphone (HP) milik siswa, pada Jumat (17/5/2019).

Simulasi itu sebagai latihan agar terbiasa ketika mengikuti UAS yang akan berlangsung Senin (20/5/2019) mendatang. Yang mengikuti simulasi itu adalah siswa kelas 7 dan 8.

Operator Ujian MTsN 1 Kendari, Alfaiz mengatakan kali ini untuk pertama kalinya bagi MTsN 1 Kendari akan melaksanakan UAS dengan menggunakan gadget. Hal ini bertujuan untuk membiasakan para siswa agar tidak kaku pada saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ketika kelas 9 nanti.

Baca Juga : Dapat Adiwiyata Tingkat Provinsi, MTsN 1 Kendari Optimis Bersaing di Nasional

Seluruh sekolah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) tahun ini telah melakukan UNBK untuk kelas 9. Olehnya ujian dengan gadget dirasa perlu dilakukan dari sekarang.

“Ini juga kami lakukan untuk mempersiapkan generasi revolusi industri 4.0. Daripada gadget mereka tidak dimanfaatkan dengan baik, ya lebih baik kita pakai untuk ujian,” kata Alfaiz, ditemui di MTsN 1 Kendari, Jumat (17/6/2019).

Kata Alfaiz, sistem ujiannya sendiri akan menggunakan aplikasi ujian nasional resmi dari Kemenag. Cara kerjanya hampir sama dengan Ujian berbasis komputer. Masing-masing siswa nantinya akan diberikan password dan username untuk bisa login ke soal.

“Tidak perlu khawatir adanya kecurangan atau siswa bisa mengakses internet. Ujian ini berlangsung off line. Masing-masing HP siswa dikasih mode pesawat dan akan dihubungkan ke router,” kata dia.

Sementara itu, para siswa yang ditemui usai simulasi yang digelar Jumat (17/5/2019), mengaku senang dengan pemberlakuan ujian berbasis android ini.

“Kita senanglah. Ujian pake Hp ini lebih simpel, kita tinggal klik-klik saja. Kalau pake kertas dia ribet,” ucap salah satu siswa kelas 8, Andirma Ratu Utari Kadir.

Untuk diketahui, pada ujian berbasis android, pihak sekolah menggunakan 10 server dan router (alat paket data internet) yang digunakan di 10 ruangan. Karena keterbatasan server, maka ujian rencananya akan dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama untuk kelas 7, sesi kedua untuk kelas 8. (A)

 


Kontributor: Sri Rahayu
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib