iklan zonasultra

NTT Pamerkan Aneka Olahan Kelor di HPS 2019

NTT Pamerkan Aneka Olahan Kelor di HPS 2019
HPS 2019 - Ketua Konsumsi dan keamanan pangan dinas pertanian prov NTT(baju ungu muda) memamerkan beragam varian olahan kelor khas provinsi NTT (Ling Sari Juana/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Aneka olahan daun kelor menjadi produk unggulan provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam pameran Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 39 yang digelar di kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai tanggal 2-5 November 2019.

Berbagai olahan kelor itu dikemas dalam bentuk makanan maupun minuman siap saji. Seperti diketahui tanaman kelor menjadi salah satu prioritas pemerintah provinsi NTT yang gencar dipromosikan.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilo Laiskodat mengeluarkan kebijakan revolusi pengembangan Kelor dengan mewajibkan warganya menanam kelor di setiap pekarangan rumah masing-masing.

iklan zonasultra

Baca Juga : Panitia Klaim Pengunjung HPS di Kendari Capai 20 Ribu

Kebijakan ini cukup strategis karena dapat mendorong masyarakat NTT untuk hidup sehat dan mencegah stunting pada anak-anak.

Seperti diketahui, kelor merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat. Sebuah penelitian dalam Journal of Pharmacology and Pharmacodynamics menyebutkan, daun kelor merupakan salah satu adaptogen alami yang bisa mengatasi stres.

NTT Pamerkan Aneka Olahan Kelor di HPS 2019
Beragam varian olahan kelor khas provinsi NTT

Selain itu, tanaman ini juga diyakini dapat menurunkan gula darah. Kandungan antiinflamasi dalam daun kelor dapat mengurangi peradangan dalam tubuh.

Daun kelor juga kaya akan antioksida yakni sejenis senyawa yang dapat melawan radikal bebas di dalam tubuh.

Adapun olahan kelor yang disajikan berbagai Variasi yaitu teh celup kelor, teh seduh kelor, moringa coffee, stick kelor mocaf,keripik kiri-kiri morunga, Masker Wajah dan berbagai olahan lainya.

Untuk bahan pembuatan stik kelor mocafnya cukup mudah dengan bahan tepung mokaf, tepung kelor, gula dan telur.

NTT Pamerkan Aneka Olahan Kelor di HPS 2019

Olahan khas yang terbuat dari bahan dasar kelor ini diproduksi oleh tim pengerak PKK bekerja sama dengan UKM dari berbagai kabupaten di NTT, seperti Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Sikka, Alor, Rote Ndao, dan daerah lainya.

Ketua Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pertanian NTT Sarlin Polin mengatakan, semua olahan tersebut memiliki cita rasa khas kelor yang unik dengan harga terjangkau, kisaran Rp10 ribu.

Baca Juga : Keripik Kacang Hijau dan Stick Kelor Hadir di Pameran HPS

“Semua produk-produk kami terbuat dari kelor karena manfaatnya sangat banyak dan salah satunya untuk pencegahan stunting pada anak-anak,” kata Sarlin Polin kepada ZONASULTRA.COM di lokasi pamerean HPS di Kendari, Minggu (3/11/2019).

Ia juga mengajak para millenial agar mencintai produk lokal dan mengonsumsi sayur kelor karena manfaatnya cukup baik bagi tubuh. (C)

 


Penulis : M11
Editor : Abd Saban

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib