iklan zonasultra

Olimpiade Sains Jadi Wadah Gali Potensi Diri

OLIMPIADE SAINS - Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Kolaka, Muhammad Bakri membuka lomba Olimpiade Sains Nasional 2019 Tingkat Kabupaten Kolaka Jenjang SD/MI dan SMP/MTs, di salah satu hotel di Kolaka, Jumat (15/3/2019) malam. Pembukaan ditandai dengan pemasangan ID Card secara simbolis yang diwakili siswa berprestasi. (Foto Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Kolaka Muhammad Bakri mengatakan, Olimpiade Sains Nasional (OSN) tidak hanya menjadi kompetisi, akan tetapi menjadi ajang motivasi dan wadah menggali potensi diri.

Hal itu ia sampaikan saat membuka lomba Olimpiade Sains Nasional 2019 tingkat Kabupaten Kolaka jenjang SD/MI dan SMP/MTs, di salah satu hotel di Kolaka, Jumat (15/3/2019) malam. Pembukaan ditandai dengan pemasangan ID card secara simbolis yang diwakili siswa berprestasi.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri para pejabat lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka, dan guru-guru pendamping, Bakri juga mengatakan melalui kegiatan ini peserta bisa berbagi ilmu terkait sains dan teknologi.

“Sehingga menghasilkan anak yang mencintai pembelajaran sains dan teknologi karena ke depan anak-anak hidup pada era yang berbeda,” tambahnya.

Mewakili Bupati Kolaka Ahmad Safei, ia mengapresiasi kegiatan tersebut yang memberi ruang dan kesempatan bagi anak-anak, tidak hanya menjawab soal tapi justru menjadikan mereka pembelajar seumur hidup.

Olehnya itu, ia berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan saksama dan penuh perhatian. Agar menghasilkan juara-juara yang nantinya akan lolos ke tingkat nasional, membawa nama baik Bumi Mekongga.

Ketua Panitia Mujabar menambahkan, perlombaan OSN jenjang SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten Kolaka akan berlangsung selama dua hari yakni 15-16 Maret 2019. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 1.000 siswa SD/MI dan SMP/MTs dari 12 kecamatan se-Kabupaten Kolaka.

“Peserta OSN tingkat sekolah dasar yang lolos sebanyak 52 orang dan tingkat sekolah menengah pertama sebanyak 65 orang. Jadi, jumlah keseluruhan 117 orang,” pungkasnya. (b)

 


Kontributor : Sitti Nurmalasari
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib