Over Kapasitas Jadi Penyebab Kandasnya KMP Dharma Kartika

Over Kapasitas Jadi Penyebab Kandasnya KMP Dharma Kartika
KAPAL KANDAS - Tim Basarnas Bone saat mengevakuasi Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dharma Kartika yang berangkat dari Pelabuhan Bajoe, Sulawesi Selatan menuju Pelabuhan Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang kandas di tengah laut Bone, Minggu (19/2/2017) malam. (Foto Facebook Andi Ilham)
Over Kapasitas Jadi Penyebab Kandasnya KMP Dharma Kartika
KAPAL KANDAS – Tim Basarnas Bone saat mengevakuasi Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dharma Kartika yang berangkat dari Pelabuhan Bajoe, Sulawesi Selatan menuju Pelabuhan Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang kandas di tengah laut Bone, Minggu (19/2/2017) malam. (Foto Facebook Andi Ilham)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kelebihan muatan atau over kapasitas menjadi penyebab kandasnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dharma Kartika yang berangkat dari Pelabuhan Bajoe, Sulawesi Selatan menuju Pelabuhan Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) di tengah laut Bone, Minggu (19/2/2017) malam.

Kepala Operasi Search And Rescue (SAR) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) Kusnadi mengatakan dimanifest tercatat sesuai standar yaitu 95 penumpang yakni 47 laki-laki, perempuan 39, dan sembilan orang balita. Sementara yang dievakuasi oleh pihak SAR ada 184 orang.

Proses evakuasi terhadap penumpang kapal penyebrangan rute Bajoe, Bone, Sulawesi Selatan menuju Kolaka, Sulawesi Tenggara ini berlangsung kurang lebih 11 jam.

“Kami melakukan evakuasi itu sekitar pukul 19.00 Wita malam dan baru selesai pagi ini pukul 06.00 Wita,” tambah Kusnadi.

Proses evakuasi penumpang kapal melibatkan 12 orang personil dengan menggunakan tiga buah long boat. Yang menjadi kendala saat proses evakuasi ini berlangsung karena gelap, dan juga air yang pasang surut.

Berita Terkait : Kapal Feri Rute Bajoe-Kolaka Kandas di Laut Bone

“Ini kan malam, jadi gelap. Air juga pasang surut. Kapal yang kami gunakan untuk mengevakuasi penumpang juga sempat kandas,” pungkasnya.

Kapal ini kandas setelah berlabuh dari Pelabuhan Bajoe sejauh satu mil. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya saja ada tiga orang penumpang yang mengalami luka ringan. “Mereka ini luka saat berdesakan dan melompat,” jelasnya. (A)

 

Reporter: Lukman Budianto
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here