Tampilan Desktop



P2TP2A Segera Minta Klarifikasi Anggota DPRD Kota Kendari Terlapor Kasus Asusila
21 Dibaca

Pendamping konselor P2TP2A Sultra Aisawa kepada awak zonasultra.com saat di temui di kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Mandonga, mengatakan ketidak hadiran UB dalam pemanggilan tersebut, bisa jadi ka

Pendamping konselor P2TP2A Sultra Aisawa kepada awak zonasultra.com saat di temui di kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Mandonga, mengatakan ketidak hadiran UB dalam pemanggilan tersebut, bisa jadi karena ada kesibukan sebagai anggota dewan. Akan tetapi UB menyatakan bersedia hadir nanti, Jumat (6/3/2015) mendatang. (Berita terkait : Kasus Asusila Anggota DPRD Kendari, Badan Kehormatan Tunggu Hasil Pemeriksaan Polda)
 
“Kami sengaja undang, agar yang bersangkutan bisa mengklarifikasi adanya laporan kasus asusila itu,” terang Aisawa.   
Kalaupun nantinya UB  tetap tidak menghadiri pemanggilan P2TP2A itu, maka menurut Aisawah itu terserah yang bersangkutan. Dalam masalah ini , P2TP2A hanya berupaya mendamaikan antara UB sebagai terlapor dan seorang ibu inisial JU selaku pihak pelapor dalam kasus yang ditangani Kepolisian Daerah (Polda) Sultra itu. 
“Namun proses hukum tetap akan berlanjut sesuai peraturan yang berlaku,” katanya. 
Sesuai yang diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu UB telah di laporkan ke Polda oleh ibu JU yang mengaku anaknya telah dihamili legiaslator dari PDIP itu. Bahkan berdasarkan laporan  ibu JU, anaknya itu telah melahirkan seorang anak perempuan hasil hubungannya dengan UB namun tidak dinafkahi. (**Azwirman) 
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com