Honda

Pantau Stabilitas Harga Sembako, Polres Buton Gelar Operasi Pasar

Pantau Stabilitas Harga Sembako, Polres Buton Gelar Operasi Pasar
RAPAT - Kapolres Buton AKBP Andi Herman (tengah), diapit Kadis Pertanian Buton Azizu, Kadis Perindustrian Buton Sadisu, Plt Sekdin Pertanian Busel Muhamad Rais beserta staf dinas dan anggota Polres Buton menggelar rapat pelaksanaan operasi pasar di aula Mapolres Buton, Senin (11/12/2017). (Nanang/ZONASULTRA.COM)

Pantau Stabilitas Harga Sembako, Polres Buton Gelar Operasi PasarRAPAT – Kapolres Buton AKBP Andi Herman (tengah), diapit Kadis Pertanian Buton Azizu, Kadis Perindustrian Buton Sadisu, Plt Sekdin Pertanian Busel Muhamad Rais beserta staf dinas dan anggota Polres Buton menggelar rapat pelaksanaan operasi pasar di aula Mapolres Buton, Senin (11/12/2017). (Nanang/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, PASARWAJO – Jajaran Polres Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadwalkan pelaksanaan operasi pasar di kabupaten Buton dan Buton Selatan (Busel) untuk mencegah fluktuatif harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) menjelang perayaan natal dan tahun baru di daerah itu.

iklan zonasultra

Kapolres Buton AKBP Andi Herman mengatakan, operasi yang bakal digelar pada hari Selasa (12/12/2017) itu merupakan tindaklanjut dari vidio telekonference yang dilakukan bersama Kapolri, Mentri Perindustrian, Perdaganggan, Mentri Pertanian, Bulog dan Komisi pengawas persaingan usaha pusat. Operasi ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

“Dalam kegiatan ini, sengaja kami undang instansi terkait. Untuk dapat membahas bersama,” kata Andi Herman di aula Mapolres Buton, Senin (11/12/2017).

Kata dia, kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah pusat yang menginginkan pengawasan stabilitas harga pangan menjelang pada moement perayaan tahunan itu.

Dijadwalkan, pelaksanaan operasi pasar oleh Polres Buton ini akan melibatkan Bulog, BPOM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan daerah setempat.

“Tidak ada batasan waktu dalam operasi pasar nantinya, disesuaikan dengan kondisi daerah. Namun dari Bulog Provinsi Sultra akan dilakukan selama dua hari. Kalupun selesai satu hari, maka satu hari kita laksanakan,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton Azizu menghimbau kepada para pedagang agar menjual hasil tani atau dagangannya disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, khususnya sembako dan komoditas lainnya seperti cabe dan bawang. Sebab, selama ini bahan makan itu sering mengalami kekurangan stok.

“Memang petani kita sedikit, sehingga kebutuhan seperti bawang merah, bawang putih serta telur ayam dan daging di datangkan dari luar,”kata Azizu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Buton, Sadisu mengatakan, operasi pasar itu akan dititik-beratkan pada produk hasil industri seperti terigu, gula pasir dan minyak goreng.

“Kita tetap waspadai kenaikan produk industri itu sendiri jangan sampai ada oknum yang sengaja menimbun, sehingga harga tidak stabil,” jelasnya. (C)

 

Reporter : Nanang
Editor : Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib