iklan zonasultra

Paripurna Istimewa di Kolaka Hanya Dihadiri 16 Anggota DPRD

PARIPURNA ISTIMEWA. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka menggelar Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kolaka pada Jumat, (16/8/2019). Dalam rapat tersebut hanya dihadiri oleh 16 anggota dewan dari jumlah 30 anggota dewan. (Foto Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka menggelar Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kolaka pada Jumat, (16/8/2019). Hal itu dalam rangka menyaksikan dan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo terkait Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-74.

Berdasarkan pantauan zonasultra.com, dalam rapat tersebut hanya dihadiri oleh 16 anggota dewan dari jumlah 30 anggota dewan. Yang hadir terdiri dari Ketua DPRD Kolaka Parmin Dasir, Wakil Ketua II DPRD Kolaka Syakhruddin, dan 14 anggota lainnya.

Baca Juga : Bupati Kolaka Kukuhkan Paskibraka HUT Kemerdekaan RI

iklan zonasultra

Bupati Kolaka Ahmad Safei dan Wakil Bupati Kolaka, Muhammad Jayadin, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kolaka dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kolaka juga turut hadir dalam rapat tersebut.

Ketua DPRD Kolaka Parmin Dasir membuka rapat paripurna istimewa tersebut, dilanjutkan dengan pembacaan sambutan oleh Bupati Kolaka Ahmad Safei. Dalam sambutannya, Safei mengatakan pada Sabtu, 17 Agustus 2019, besok, genap usia Kemerdekaan RI 74 tahun.

Kata dia, kemerdekaan yang telah diraih selama ini bukan pemberian, tetapi berkat perjuangan para pejuang pendahulu yang mengorbankan jiwa dan raga meraih kemerdekaan.

“Kita tanamkan dalam jiwa untuk membangun negeri Bumi Mekongga semakin lebih baik lagi,” ujarnya.

Baca Juga : Pemkab Kolaka Ajak Masyarakat Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

Tahun ini pemerintah kabupaten merencanakan peralihan pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, perbaikan pelayanan dan menangani kemiskinan.

Usai membacakan sambutannya, Safei kemudian bersama-sama menyaksikan dan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo. Namun, karena rapat paripurna istimewa dilaksanakan pada hari Jumat dan terdapat perbedaan waktu satu jam maka pelaksanaan mendengarkan pidato dalam rapat istimewa tersebut ditutup sebelum presiden menyelesaikan pidatonya. (B)

 


Kontributor : Sitti Nurmalasari
Editor : Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib