Pegawai Kemenkeu Sultra Gunakan Pita Hitam di Upacara Hari Oeang ke-72

Pegawai Kemenkeu Sultra Gunakan Pita Hitam di Upacara Hari Oeang ke-72
UPACARA BENDERA - Memperingati hari Oeang ke-72 tahun, Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar upacara bendera di pelataran Kantor Direktorat Jenderal Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sultra Selasa (30/10/2018). Dalam pelaksanaan upacara bendera, pegawai Kemenkeu Sultra menggunakan seragam hitam putih, dengan pita hitam di sisi kiri lengan. (Foto Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Memperingati Hari Oeang ke-72 tahun, Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar upacara bendera di pelataran Kantor Direktorat Jenderal Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sultra, Jalan Mayjen Sutoyo Kendari, Selasa (30/10/2018).

Pelaksanaan upacara bendera tersebut nampak berbeda. Terlihat pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Provinsi Sultra yang terdiri dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan, KPPN Kendari, KPP Pratama, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai, Kantor Pelayanan Lelang menggunakan seragam hitam putih, dengan pita hitam di sisi kiri lengan.

“Pita tersebut sebagai simbol berkabung atas peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610,” ujar Kepala Perwakilan Kemenkeu Sultra Ririn Kadariyah.

Sebanyak 21 pegawai Kemenkeu turut menjadi korban pada insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang terjadi Senin, 29 Oktober 2018. Mereka menundukkan kepala sejenak dan membaca doa bersama untuk teman seprofesi yang menjadi korban pesawat yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Ririn Kadariyah menyampaikan bahwa pegawai Kemenkeu yang menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 sedang menuju tempat tugas masing-masing untuk menjalankan tugas yang dibebankan negara.

Pegawai Kemenkeu Sultra Gunakan Pita Hitam di Upacara Hari Oeang ke-72

Ia mengajak seluruh jajaran pegawai Kemenkeu untuk mendoakan korban pesawat Lion Air JT 610 agar seluruh amal ibadah mereka diterima disisi-Nya. Termasuk mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dan ketabahan serta kesabaran.

Selain itu, melalui akun Instagram @kemenkeuri dituliskan “hari ini 30 Oktober adalah hari di mana Republik Indonesia untuk pertama kali menerbitkan Oeang Republik Indonesia #HariOeang72.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, @kemenkeuri melaksanakan upacara untuk mengingat dan menghormati perjuangan pendahulu kita.

Namun, peringatan upacara tahun ini tidak seperti biasanya, insiden pesawat #JT610 memberi luka mendalam bagi seluruh pegawai @kemenkeuri tidak terkecuali bagi pemimpin institusi ini #KemenkeuBerduka.

(Baca Juga : Sebelum Jatuh ke Laut, Lion Air JT610 Sempat Rusak)

Sebelum memulai sambutannya saat upacara, Menkeu @smindrawati mengajak seluruh peserta upacara untuk menundukkan kepala, mendoakan seluruh penumpang khususnya rekan-rekan kami di @kemenkeuri yang saat itu menuju tempat mengabdi kepada Negara.

Usai upacara, kami berkesempatan melihat deretan foto 21 korban pegawai @KemenkeuRI. Haru dan pilu, terbesit dari wajah Menkeu. “Saya sangat bangga kepada dedikasi mereka semua. Saya sangat berterimakasih. Mereka akan selalu menjadi sosok inspirasi bagi kami jajaran pegawai @kemenkeuRI” – Menkeu @smindrawati.

Seluruh jajaran #KemenkeuBerduka dan mendoakan yang terbaik kepada seluruh penumpang dan awak kabin terutama saudara kami yang mengalami musibah ini. (A)

 


Reporter: Sitti Nurmalasari
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib