Honda

Pelni Kendari: Pemudik Harus Beli Tiket Lebih Awal

Pelni Kendari: Pemudik Harus Beli Tiket Lebih Awal
PELNI KENDARI - Kepala PT Pelni Cabang Kendari Tavip Priadi (kedua dari kiri) saat berfoto bersama Kepala KSOP Kendari Beyamin Ginting (tengah) dan perwakilan Dirjen Perhubungan Laut usai serah terima Kapal Sabuk Nusantara 78, Jumat (10/5/2019). (ILHAM SURAHMIN/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Kendari siap memberikan pelayanan terbaik selama periode mudik dan arus balik lebaran tahun 2019.

Hal itu disampaikan Kepala Pelni Cabang Kendari Tavip Priadi usai melakukan serah terima kapal Sabuk Nusantara 78 dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jumat (10/5/2019) di Kendari New Port.

“Persiapan kita sama dengan tahun-tahun sebelumnya tidak ada perubahan dan tentunya kita siap melayani pemudik tahun ini,” ungkap Tavip.

iklan zonasultra

Baca Juga : Mudik 2019, ASDP Baubau Siap Operasikan Kapal Penumpang 24 Jam

Hal penting yang ditegaskan Tavip agar pemudik yang bakal menggunakan armada kapal Pelni KM Tilong Kabila, KFC Jetliner, dan KM Sangiang harus membeli tiket lebih awal sebelum keberangkatan. Pasalnya, hal ini dapat mengurangi resiko terjadinya penumpukan penumpang di Pelabuhan.

Selain itu, Pelni sendiri tidak menjual tiket di Pelabuhan dan di atas kapal melaikan di kantor cabang. Persoalan ketersedian tiket, Tavip mengaku stok tiket kapal banyak, namun kuota seat (kursi) yang ada di kapal terbatas, sehingga tidak ada alasan kalau seat full pemudik memaksakan untuk naik ke kapal.

“Jadi, harus beli lebih awal tiketnya. Jangan nanti di pelabuhan baru mau beli tiket,” tukasnya.

Baca Juga : Hadapi Lonjakan Penumpang, Dishub Rencana Tambah Armada

Ia juga menjelaskan, penumpang adalah mereka yang sudah memiliki tiket kapal saat ke pelabuhan, bukan mereka yang datang ke pelabuhan tetapi tidak memiliki tiket. Sebab, hal ini dapat melahirkan sentimen negatif terhadap penyedia jasa angkutan laut bahwa ada penumpang yang diterlantarkan, padahal masyarakatnya sendiri tidak mengantongi tiket.

Untuk diketahui, khusus untuk KM Sangiang hanya diperbantukan saat mudik lebaran nanti, dan akan beroperasi selama dua hari, yakni pada 29 Mei melayani rute Kendari- Raha- Baubau dan 30 Mei Kendari-Luwuk-Gorontalo-Bitung.

“Soal harga tiket tidak ada perubahan sama dan tidak ada kenaikan,” jelas Tavip. (B)

 


Reporter : Ilham Surahmin
Editor : Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib