iklan zonasultra

Pemda Kolaka Program Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Revitalisasi Pasar

Pemda Kolaka Program Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Revitalisasi Pasar
MUSRENBANG RPJMD - Bupati Kolaka Ahmad Safei memaparkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024 di salah satu hotel di Kolaka, pada Senin (25/3/2019) kemarin. (Sitti Nurmalasari/ ZONASULTRA)

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Bupati Kolaka Ahmad Safei merencanakan tiga proyek pembangunan yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024.

Pertama, revitalisasi Pasar Raya Mekongga menjadi pasar modern yang diperkirakan menelan anggaran Rp400 miliar hingga Rp500 miliar. Kedua peningkatan Jalan Bypass – Jalan Cakalang di Kelurahan Dawidawi, Kecamatan Pomalaa. Terakhir, pelebaran jalan di Desa Unaasi, Kelurahan 19 Nopember, Kecamatan Wundulako menuju jalan bypass.

Safei menjelaskan, pembangunan jalan di Desa Unaasi untuk menghindarkan kendaraan roda besar melewati Jalan Pemuda yang merupakan jalan utama di Kota Kolaka. Sehingga, semua kendaraan besar yang melintasi Kolaka menuju Kendari dan Bombana maupun sebaliknya tidak lagi melewati Jalan Pemuda, namun melewati Jalan Bypass.

iklan zonasultra

Berita Terkait : Benahi Infrastruktur Ibukota Jadi Program Prioritas Pemda Kolaka

“Jalan Pemuda hanya dilintasi kendaraan umum dan pribadi, tidak lagi dilewati truk, bus dan kendaraan besar lainnya. Kita juga melihat perkembangan arus angkutan barang jalur darat dan laut sudah semakin lancar sehingga memang kepadatan di Jalan Pemuda sudah semakin padat khususnya pada pagi hari dan sore hari. Untuk mengalihkan itu, kita membuat jalan lingkar (ring road),” jelas Safei saat membuka kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024 di salah satu hotel di Kolaka, Senin (25/3/2019).

Guna memperlancar peningkatan pelebaran jalan tersebut, pemerintah daerah sudah menyiapkan anggaran Rp10 miliar, termasuk mengganti rugi rumah dan lahan warga yang terdampak pelebaran jalan. Kemudian untuk membangun fisik jalannya telah tersedia anggaran sekitar Rp5 miliar.

Safei menambahkan, pihaknya juga akan membenahi pintu gerbang masuk Kabupaten Kolaka di Sabilambo. Jalan tersebut akan dibuat menjadi dua jalur menuju jalan bypass lewat Desa Unaasi. Termasuk melebarkan ruas jalan sampai di batas kota yaitu di Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

“Dalam lima tahun ke depan ini kita bisa selesaikan, kita mohon kepada semua pihak untuk terlibat seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh lainnya untuk memberikan pengertian kepada masyarakat,” tambahnya.

Safei menyebutkan, tiga hal ini menjadi rencana sampai akhir masa jabatannya bersama wakilnya Muhammad Jayadin. Selain itu, target lainnya lima tahun ke depan yakni mengurangi angka kemiskinan.

Dia berharap semua rencana ini bisa dilakukan dengan maksimal walaupun kondisi keuangan daerah yang semakin sulit. Kata Safei, ini merupakan tanggung jawabnya membangun Bumi Mekongga semakin baik ke depannya.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Syarifuddin yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, meski APBD terbatas Pemkab Kolaka tetap bisa menjalankan program-program yang membutuhkan anggaran besar.

Alternatifnya bermitra dengan perusahaan-perusahaan tambang yang terdapat di Kolaka melalui pemanfaatan dana Corparate Social Responsibility (CSR).

“Perusahaan tambang bisa memberikan kontribusinya untuk pembangunan infrastruktur daerah. Jadi tidak sepenuhnya membebankan di APBD,” katanya. (a)

 


Kontributor: Sitti Nurmalasari
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib