iklan zonasultra

Pemda Konsel Gelar Nobar Film Sepenggal Pesan

Pemda Konsel Gelar Nobar Film Sepenggal Pesan
SEPENGGAL PESAN - Pemutaran perdana film Sepenggal Pesan yang ditayangkan di bioskop Hollywood Kendari, Sabtu (4/8/2018), dihadiri Bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga bersama wakilnya Arsalim, Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo, Nurlin Surunuddin, Leni Andriani Surunuddin, dan beberapa pejabat lainnya. (Sitti Nurmalasari/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar acara Nontong Bareng (Nobar) pemutaran perdana film Sepenggal Pesan yang ditayangkan di bioskop Hollywood Kendari, Sabtu (4/8/2018).

Pemutaran perdana film yang mengusung pesan moral tentang pentingnya pendidikan itu dihadiri langsung Bupati Konsel Surunuddin Dangga bersama wakilnya Arsalim, Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo, Nurlin Surunuddin, Leni Andriani Surunuddin serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Surunuddin mengapresiasi kreativitas anak-anak muda asal Konsel yang mampu mengaktualisasikan ide kritis mereka tentang kondisi pendidikan saat ini melalui sebuah film pendek.

(Baca Juga : Bawa Pesan Pendidikan, Pemda Konsel Ajak Masyarakat Nobar Film Sepenggal Pesan)

Surunuddin mengatakan, film yang diproduksi oleh Wonuando Film ini memberikan pesan pendidikan positif, menggambarkan upaya pemerintah dalam mendorong mutu pendidikan karakter supaya anak muda tidak gampang putus asa. Sehingga karakter inilah yang harus digenjot untuk diperkuat.

“Selain untuk berkreasi, ini juga mendorong anak muda untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Kita tidak bisa lagi berpikir anak-anak sekarang untuk terjun di sawah dan lain sebagainya,” jelasnya.

Surunuddin menambahkan, karya anak muda daerah perlu didukung dengan memberikan ruang untuk mengembangkan dan meningkatkan imajinasi positif dan kreatifitas melalui karya.

Hal itu juga untuk mencegah pergaulan negatif akibat dampak perkembangan zaman. Ia berharap pesan yang disampaikan lewat film ini bisa menjadi pembelajaran akan pentingnya pendidikan untuk kehidupan yang lebih baik.

Sementara itu, Wakil Bupati Konsel Arsalim Arifin menuturkan, dengan melihat karya film tersebut, ke depan diharapkan banyak karya anak muda lainnya untuk dapat didorong di perlombaan festival film baik tingkat nasional maupun internasional.

“Ini kami apresiasi karena ini film pendek pertama yang di launching oleh anak muda asli Konsel. Dan ini akan kami dorong untuk diikutkan di lomba nantinya untuk promosi daerah,” tambahnya.

Menurutnya, film ini juga bisa menjadi salah satu sarana promosi yang tepat untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan keindahan alam wisata Konsel. Sehingga bisa menarik wisatawan untuk datang ke Konsel.

Ketua DPRD Kabupaten Konawe Selatan, Irham Kalenggo yang juga hadir dalam kegiatan itu berjanji akan memberikan dukungan kebijakan penganggaran. Dia ingin menantang anak muda di daerahnya untuk membuat sebuah karya yang lebih menarik lagi ke depannya.

Untuk diketahui, film Sepenggal Pesan ini dibintangi oleh aktor dan aktris lokal, seperti Khairul Al Fazzari berperan sebagai Fari; Ika Puspita sebagai Ika (adiknya Fari); Sandi Shardi sebagai Sutar (ayah Fari); Nur Azizah Wulansari sebagai Diana (teman Fari); Diyat Armadan Saleh sebagai guru. Serta pemerang pendukung Selviana, Abdul Rahman, Restu Al Qadri Hidayat, Imansyah Laraesa, dan Wawan Banasur.

Film ini bercerita tentang Sutar, yang bekerja sebagai petani sekaligus mengisi sosok ibu dalam keluarga, harus berjuang menyeimbangkan kebutuhan pendidikan dan kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Ia memiliki dua orang anak yaitu Fari dan Ika. Keduanya masing-masing duduk di bangku SMA dan SMP. Di sekolah, Fari selalu mendapatkan hinaan dari teman-teman sekelasnya. Karena ketidakmampuan orangtuanya, untuk membayar biaya sekolah.

Sutar berkeinginan menjual sawah miliknya. Tempat ia mencari nafkah, mendapatkan penghasilan untuk penghidupan keluarga. Demi membayar biaya sekolah anak-anaknya.

Namun, ditengah keterbatasan ekonomi Fari dan Ika tetap semangat ingin menyelesaikan pendidikan. Dan, hasil dari ketidakputusasaannya itu ia mendapatkan beasiswa pendidikan dari pemerintah (Kartu Indonesia Pintar).

Kisah film berdurasi 30 menit yang disutradarai Angga RD itu, mengambil lokasi produksi di Kabupaten Konsel yang kental dengan budaya dan sektor pertaniannya. (B)

 


Reporter : Sitti Nurmalasari
Editor : Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib