iklan zonasultra

Pemda Konut Raih Penghargaan Mitra Terbaik dari UT Kendari

Pemda Konut Raih Penghargaan Mitra Terbaik dari UT Kendari
PIAGAM PENGHARGAAN - Piagam penghargaan pendidikan yang diperoleh Pemda Konut dari Universitas Terbuka Kendari sebagai wujud upaya dan kerja keras memajukan SDM melalui dunia pendidikan.(Jefri/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima penghargaan dari Universitas Terbuka (UT) Kendari sebagai mitra terbaik 2019. Piagam penghargaan tersebut diberikan langsung Direktur UT Kendari Efendi M. melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Konut.

Kepala Disdikbud Konut, Lapeha mengatakan, penghargaan tersebut karena kerja keras dan upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Ruksamin-Raup yang terus mendorong kemajuan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan.

“Alhamdulillah penghargaan yang kita dapatkan ini bentuk pengakuan bahwa pengembangan dunia pendidikan di Konawe Utara betul-betul menjadi skala prioritas pemerintah memajukan daerah,” kata Lapeha saat dihubungi, Sabtu (2/11/2019).

iklan zonasultra

Menurut Lapeha, UT Kendari merupakan salah satu mitra kerja Pemda Konut di mana ada 153 orang guru tidak tetap (GTT) menempuh kuliah di kampus itu. Adapun biayanya ditanggung sepenuhnya oleh Disdikbud Konut melalui alokasi beasiswa pendidikan.

“Para GTT ini sudah mulai kuliah, mereka dari guru SD dan SMP. Yah, tentu ini menambah kualitas dan profesionalitas tenaga pendidik kita,” ujar Lapeha.

Dia menambahkan, 153 mahasiswa yang menempuh pendidikan di UT Kendari adalah tenaga guru honorer yang mengajar di sekolah-sekolah kategori terpencil dan sangat terpencil. Seperti di wilayah kepulauan, Wiwirano, dan Langgikima. Sebelumnya, dalam bertugas para GTT hanya menggunakan ijazah SMA saja.

“Olehnya itu pemda langsung ambil alih menguliahkan mereka agar ilmu yang mereka implementasikan kepada peserta didik lebih baik dan luas lagi. Anggarannya kita alokasikan melalui APBD,” terangnya.

Selain beasiswa GTT, kata Lapeha, pihaknya juga telah mengalokasikan anggaran beasiswa reguler kepada 1.500 orang mahasiswa lokal Konut yang tersebar di beberapa universitas dalam dan luar kota. Seperti, Agrobisnis Pertanian di Universitas Lakidende (Unilaki) sebanyak 20 orang per tahun dan kedokteran di Tiongkok sebanyak 10 orang. (b)

 


Reporter: Jefri Ipnu
Editor: Jumriati
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib