iklan zonasultra

Pemkab Kolaka Ajak Masyarakat Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemkab Kolaka Ajak Masyarakat Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
APEL GABUNGAN - Guna menyamakan langkah dan menyatukan tekad untuk saling bahu-membahu dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kolaka, semua stakeholder di wilayah setempat mengikuti apel gabungan di Alun-Alun 19 November, Kamis (15/8/2019). Dalam pelaksanaan apel tersebut, dihadiri Kepolisian Resor Kolaka, Kodim 1412 Kolaka, Ketua DPRD Kolaka, Dinas Kehutanan, Pemadam Kebakaran, Basarnas, Camat, dan lainnya. (Foto Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Pemerintah Kabupaten Kolaka mengajak masyarakatnya waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bumi Mekongga. Mengingat, belakangan ini marak terjadi kebakaran hutan dan lahan di beberapa daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Bupati Kolaka Ahmad Safei mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan pada Agustus sampai dengan Oktober 2019 cenderung menurun dan merupakan kategori rendah.

Kata dia, kondisi hujan di bawah normal berpotensi menyebabkan daun kering, alang-alang, semak-semak, dan lain sebagainya mudah terbakar. Menurutnya, masyarakat harus waspada dan siaga serta bekerja keras dalam melaksanakan tugas pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

iklan zonasultra

“Kita harus melakukan pencegahan sebelum kebakaran hutan dan lahan terjadi di wilayah Bumi Mekongga,” ujar dia.

Baca Juga : Kebakaran Hutan di Sultra Capai 9 Kasus, Ali Mazi: Akan Kita Selidiki

Bupati dua periode ini menambahkan, saat terjadi kebakaran hutan dan lahan akan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit, baik secara ekologi, ekonomi, dan sosial. Asap akibat dari kebakaran hutan dan lahan dapat mengganggu aktivitas masyarakat sekitarnya.

“Habibat dan populasi tumbuhan dan satwa juga jadi terganggu,” kata Safei.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat bekerja sama melakukan kegiatan pencegahan, pemadaman, patroli, dan mensosialisasikan seruan atau larangan untuk tidak membakar hutan dan lahan.

Guna menyamakan langkah dan menyatukan tekad saling bahu-membahu menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kolaka, semua stakeholder di wilayah setempat mengikuti apel gabungan di Alun-Alun 19 November, Kamis (15/8/2019).

Dalam apel tersebut, semua pihak terkait dalam hal ini dinas kehutanan, pemadam kebakaran, basarnas, dan lainnya dilakukan pemeriksaan dan pengecekan kesiapan kelengkapan peralatan keselamatan kebakaran hutan dan lahan. (b)

 


Kontributor: Sitti Nurmalasari
Editor: Jumriati
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib