iklan zonasultra

Pemkot Kendari Akan Bangun RS Baru Tipe D di Puuwatu

Wali Kota Kendari Sulkarnain
Sulkarnain

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari kini tengah mengupayakan perbaikan pelayanan umum di sektor kesehatan, dengan berencana membangun Rumah Sakit (RS) Tipe D. Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, lokasi pembangunan RS itu rencananya akan berdiri di wilayah Puuwatu.

“Di Kota Kendari kami ingin punya dua rumah sakit. Kita tidak minta-minta masyarakat sakit, hanya karena kondisi seperti saat ini (wabah) datang tanpa kita duga,” ujarnya ditemui, Rabu (12/8/2020).

Kata dia, jika pemerintah Kota Kendari memiliki dua rumah sakit, maka satu rumah sakit bisa digunakan untuk menangani wabah atau bisa dijadikan rumah sakit khusus lainnya.

Untuk penganggarannya, pihaknya berencana untuk melakukan peminjaman pada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 146 miliar dengan jangka waktu pengembalian yang cukup ringan dan panjang sekitar sekitar 10 tahun.

“Sudah ditaksir, rumah sakit tipe D ini bisa memberikan sumbangan PAD (Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 20 – Rp 35 miliar setiap tahun. Jadi, selain bisa memberikan pelayanan optimal ke masyarakat, hadirnya rumah sakit ini menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah,” katan Sulkarnain.

Namun sebelumnya, kata Sulkarnain, pihaknya terlebih dahulu akan membangun ruang rawat khusus pasien Covid-19. ” Waktu penurunan jumlah pasien dalam perawatan beberapa waktu lalu membuat masyarakat umum kembali memeriksan (berobat) di rumah sakit. Nah, saat ini jumlah kasus positif kembali meningkat. Setiap hari ada penambahan. Tentu kami khawatir masyarakat umum yang datang tertular, sehingga kami berupaya mempercepat pembangunan ruang rawat inap khusus pasien covid-19,” tambah Sulkarnain.

Berdasarkan informasi dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kendari, hingga 12 Agustus 2020 pukul 17.00 wita, jumlah kasus positif Covid-19 tercatat sebanyak 316 kasus. Rinciannya, sebanyak 159 pasien sembuh, 7 pasien meninggal dunia, dan 152 masih dalam proses penyembuhan. (b)

 


Kontributor: Sri Rahayu
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib