iklan zonasultra

Pemkot Kendari Rencanakan Program Kelola Sampah Jadi Listrik

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Kendari Nahwa Umar
Nahwa Umar

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari kini tengah merencanakan untuk menggagas program pengelolaan sampah menjadi listrik, hal ini dimaksud untuk mengurangi sampah-sampah yang masih menjadi masalah di Kota Kendari.

Sekretaris Kota Kendari Nahwa Umar menerangkan, untuk pengagasan program ini merupakan buah dari Kerjasama Pemerintan dengan badan Usaha (KPBU).

“Bahkan, ke depan kami akan menjalin kerja sama serupa, makanya agar kerja sama ini dapat berjalan lancar harus ada perusahaan daerah (perusda),” ujar Nahwa Umar saat memimpin rapat koordinasi (rakor) evaluasi dan optimalisasi pembangunan Kota Kendari, Jumat (20/12/2019).

iklan zonasultra

Pihaknya juga kini telah memerintahkan bagian hukum, untuk membuat peraturan daerah (perda) tentang perusahaan daerah yang akan menangani jika ada kerja sama KPBU.

“Karena, untuk menjalankan program KPBU berkait pengelolaan sampah menjadi listrik terpaksa kami memakai perusda provinsi,” jelasnya.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama Nahwa menyebutkan kedepannya seluruh koperasi yang berada di Kota Kendari, besar ataupun kecil harus dibawahi oleh perusda, ketika nanti telah terbentuk.

“Karena, ke depan kita tidak saja mengelola koperasi kecil saja, melainkan koperasi besar yang pesanannya bisa dilakukan lewat online,” jelas Nahwa.

Untuk diketahui, Pembangkit listrik sampah adalah pembangkit listrik thermal dengan uap supercritical steam dan berbahan bakar sampah atau gas sampah methan. Sampah atau gas methan sampah dibakar menghasilkan panas yang memanaskan uap pada boiler steam supercritical.

Uap kompresi tinggi kemudian menggerakkan turbin uap dan flywheel yang tersambung pada generator dinamo dengan perantara gear transmisi atau transmisi otomatis sehingga menghasilkan listrik. Daya yang dihasilkan pada pembangkit ini bervariasi antara 500 KW sampai 10 MW. Bandingkan dengan PLTU berbahan bakar batubara dengan daya 40 MW sampai 100 MW per unit atau PLT nuklir berdaya 300 MW sampai 1200 MW per unit. (a)

 


Kontributor : Sri Rahayu
Editor : Kiki
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib