iklan zonasultra

Penemuan Mayat di Baubau, Dievakuasi dengan APD Lengkap

Penemuan Mayat di Baubau, Dievakuasi dengan APD Lengkap
EVAKUSI JENAZAH - Proses evakusi jenazah di salah satu kamar losmen wisata di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (10/6/2020). Petugas medis yang bertugas mengenalan APD lengkap. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM,BAUBAU – Mayat seorang laki-laki ditemukan di salah satu kamar losmen wisata di Kelurahan Batulo, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (10/6/2020) dini hari. Identitas mayat lelaki tersebut adalah inisial M (39), warga Desa Gerak Makmur, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Buton Selatan (Busel).

Penemuan mayat ini sempat membuat panik para pekerja dan warga sekitar losmen. Pasalnya, M sempat dikira meninggal dunia karena terpapar Covid-19. M memang dikenal sering melakukan perjalanan ke luar kota, utamanya di Sulawesi Selatan (Sulsel), daerah dengan potensi penyebaran Covid-19 yang terbilang tinggi.

Situasi jadi heboh ketika warga melihat tenaga kesehatan (nakes) berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap memasuki bangunan losmen itu. Warga berkumpul, karena penasaran ingin melihat proses evakusi. Namun kemudian masyarakat bisa dibubarkan oleh petugas kepolisian yang ikut mengevakuasi mayat tersebut.

Kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau, Muslimin Hibali, pihaknya memang mengevakuasi mayat tersebut dengan mengenakan APD lengkap. Bukan karena jenazah itu terpapar Covid-19, namun mengenakan APD lengkap saat mengevakuasi jenazah di masa pandemi corona sudah menjadi kewajiban.

“Kita evakuasi dengan APD lengkap, karena itu memang sudah menjadi protokol kesehatan yang wajib dipatuhi,” terang Muslimin.

Terkait hal ini dibenarkan oleh Kapores Baubau, AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari, lewat sambungan telepon. Dari hasil pemeriksaan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau, kata Rio, warga Kabupaten Busel itu menderita penyakit jantung. Diduga dia meninggal dunia karena serangan jantung akibat terlalu lelah beraktivitas.

“Dari hasil pemeriksaan dokter di RS, korban meninggal karena sakit jantung. Pada tubuh korban tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan,” terang Rio Tangkari.

M sendiri saat datang di losmen wisata di Kota Baubau itu bersama istrinya yang berumur 25 tahun. Pasangan suami istri tersebut melewati malam bersama di tempat itu sebelum akhirnya M tiba-tiba ditemukan tak bernyawa lagi. (B)

 


Kontributor : Risno Mawandili
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib